Harapan lebih banyak bantuan ke Homs

Homs

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Semakin banyak warga Homs yang ingin ke luar dari kota yang terkepung itu.

Lembaga kemanusiaan untuk Suriah mengharapkan bisa menyalurkan lebih banyak pangan dan obat-obatan ke para penduduk Homs setelah gencatan senjata diperpanjang tiga hari lagi.

Seorang pejabat Badan Pangan PBB mengatakan ada tanda-tanda lebih banyak warga sipil yang ingin meninggalkan kota yang terkepung tersebut.

Hingga saat ini <link type="page"><caption> sekitar 1.000 warga sipil sudah dievakuasi </caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/02/140209_evakuasi_homs_pbb.shtml" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> sejak Jumat pekan lalu</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/02/140209_evakuasi_homs_pbb.shtml" platform="highweb"/></link> berdasarkan kesepakatan gencatan senjata yang pertama.

Para petugas kemanusiaan mengatakan kondisi di kota Homs tidak terbayangkan karena orang-orang tinggal di terowongan dan hidup mengais-ngais.

Perundingan antara pemerintah dan kelompok pemberontak akan dilanjutkan kembali Selasa, 11 Februari.

Dalam perundingan Senin, utusan khusus PBB Lakhdar Brahimi bertemu secara terpisah dengan delegasi pemerintah dan kelompok pemberontak namun kedua pihak yang bertikai belum bertemu langsung.

Salah satu yang diharapkan adalah kesepakatan yang lebih meluas untuk menyalurkan bantuan kepada sekitar seperempat juga warga di kawasan-kawasan <link type="page"><caption> Suriah</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/suriah/" platform="highweb"/></link> yang terkepung.

<link type="page"><caption> Perundingan damai Suriah pertama pekan lalu</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/02/140129_suriah_akhir_perundingan.shtml" platform="highweb"/></link> tidak berhasil mencapai kemajuan berarti dalam upaya untuk menghentikan kekerasan yang sudah berlangsung tiga tahun lebih.