Gencatan senjata baru di Homs dibahas

Sumber gambar, Reuters
Kesepakatan bantuan kemanusiaan baru di kota Homs, Suriah, sedang dirundingkan setelah ratusan warga pekan lalu dievakuasi dari kota yang terkepung itu.
Upaya itu berlangsung bersamaan dengan dimulainya babak kedua perundingan damai antara pemerintah dan kelompok oposisi <link type="page"><caption> Suriah</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/suriah/" platform="highweb"/></link> di Jenewa, Senin 10 Februari.
<link type="page"><caption> Evakuasi warga sipil dari kota Homs sudah tuntas</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/02/140209_evakuasi_homs_pbb.shtml" platform="highweb"/></link> setelah gencatan senjata tiga hari berakhir hari Minggu.
TV pemerintah Suriah melaporkan lebih dari 600 warga sipil sudah meninggalkan Homs.
Namun evakuasi tersebut berlangsung di tengah-tengah saling tembak dan serangan mortir dengan masing-masing pihak menuding kelompok lain yang bertanggung jawab.
Pemerintah Suriah mengatakan sejumlah orang yang mengungsi dari Homs sempat ditangkap namun juru bicara Kementran Informasi Suriah mereka sudah dibebaskan.
Baik sumber-sumber pihak pemerintah maupun pasukan pemberontak sudah mengungkapkan tentang perluasan gencatan senjata selama tiga hari lagi namun masih perlu kesepakatan resmi.

Sumber gambar, Reuters
Konflik berdarah di Suriah yang sudah berlangsung sejak tahun 2011 sudah menewaskan lebih dari 100.000 jiwa.
Sementara 9,5 juta warga harus mengungsi dari rumahnya dengan menujuk ke negara-negara tetangga maupun tetap berada di dalam negeri.
<link type="page"><caption> Perundingan damai Suriah pertama pekan lalu</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/02/140129_suriah_akhir_perundingan.shtml" platform="highweb"/></link> tidak berhasil mencapai kemajuan berarti dalam upaya untuk menghentikan kekerasan di negara itu.









