Menteri Turki yang mundur bertambah

Zafer Caglayan (kanan), Erdogan Bayraktar (tengah) dan Muammer Guler (nomor dua kiri).
Keterangan gambar, Zafer Caglayan (kanan), Erdogan Bayraktar (tengah) dan Muammer Guler (nomor dua kiri).

Menteri Lingkungan Turki Erdogan Bayraktar mengundurkan diri setelah putranya sempat ditahan pekan lalu terkait penyelidikan korupsi di bank negara.

Putra Erdogan Bayraktar ditangkap dan diperiksa pihak berwenang dalam penyelidikan korupsi tetapi kemudian dibebaskan tanpa dikenai dakwaan.

Bayraktar mengatakan ia sendiri tidak terlibat dalam skandal.

"Demi negara dan bangsa ini, saya berpendapat perdana menteri seharusnya mengundurkan diri," katanya usai mengumumkan pengunduran diri.

Pengumuman pengunduran diri Bayraktar diadakan menyusul <link type="page"><caption> pengunduran diri dua menteri kabinet</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/12/131225_turki_menteri_korupsi.shtml" platform="highweb"/></link> hari ini (25/12).

Dua menteri yang terlebih dulu mengundurkan diri adalah Menteri Ekonomi Zafer Caglayan dan Menteri Dalam Negeri Muammer Guler.

Sambut PM

Putra-putra mereka merupakan bagian dari 24 orang yang secara resmi diselidiki pekan lalu atas tuduhan menerima suap atau memfasilitasi suap. Selain putra-putra menteri, direktur bank Halkbank juga sedang diselidiki.

Zafer Caglayan dan Muammer Guler tidak secara langsung terlibat dalam skandal ini.

Putra Caglayan, Kaan dan putra Guler, Baris, juga menepis tudingan terlibat dalam penyuapan terkait dengan proyek pembangunan perkotaan dan alokasi pemberian izin pembangunan.

Perdana Menteri Turki Tayyip Erdogan mengutuk penyelidikan ini dan menyebutnya sebagai operasi kotor terhadap pemerintah pimpinannya.

Tiga menteri yang mengundurkan diri sehari sebelumnya tampil di hadapan para pendukung ketika menyambut kedatangan PM Erdogan di Bandara Esenboga, Ankara, setibanya dari Pakistan.