Kepala Kepolisian Istanbul dicopot

Kepala Kepolisian Istanbul dicopot dari jabatannya, dua hari setelah penangkapan sejumlah tersangka korupsi termasuk tiga anak menteri.
Pemecatan Huseyin Capkin ini menyusul <link type="page"><caption> pemecatan beberapa</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/12/131218_turki_korupsi.shtml" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> perwira tinggi kepolisian Turki,</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/12/131218_turki_korupsi.shtml" platform="highweb"/></link> termasuk wakil Huseyn Capkin, pada Rabu 18 Desember.
<link type="page"><caption> Sebanyak 52 orang ditangkap dalam penggrebekan</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/12/131217_turki_korupsi.shtml" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> di beberapa tempat</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/12/131217_turki_korupsi.shtml" platform="highweb"/></link> terkait dengan penyelidikan korupsi.
Perdana Menteri Recep Tayyip Erdoga mengecam penyelidikan korupsi itu sebagai 'operasi kotor' untuk menghantam pemerintahannya.
Putra dari Menteri Dalam Negeri, Muammer Guler, Menter Perekonomian, Zafer Caglayan, dan Menteri Lingkungan, Erdogan Bayraktar, termasuk yang ditangkap.
Banyak yang melihat penangkapan ini sebagai cerminan sengketa antara Partai AK yang memerintah dengan pendukung Fethullah Gulen, seorang ulama berpengaruh yang mengasingkan diri ke Amerika Serikat dan sebelumnya mendukung Erdogan.
Para anggota gerakan Hizmet pimpinan Gulen disebutkan memegang posisi penting di beberapa lembaga, seperti kepolisian, kehakiman, maupun di dalam Partai AK.
Surat kabar Zaman melaporkan Partai AK, Kamis 19/12, menggelar rapat luar biaasa di kantor pusat mereka di ibukota Ankara.









