Turki memecat lagi 14 perwira polisi

Turki
Keterangan gambar, Penangkapan sejumlah orang dalam kasus korupsi memicu pemecatan para perwira polisi.

Sebanyak 14 perwira tinggi kepolisian Turki dicopot lagi dari jabatannya setelah penangkapan sejumlah orang dalam dakwaan korupsi.

Laporan-laporan menyebutkan pemecatan terbaru dilakukan atas 14 pimpinan unit di kantor pusat Kepolisian Nasional Turki di Ankara.

Pemecatan ini merupakan yang terbaru dalam rangkaian pemecatan perwira polisi, termasuk <link type="page"><caption> Wakil Kepala</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/12/131219_turki_polisi.shtml" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> Kepolisian Istanbul, Huseyn Capkin. </caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/12/131219_turki_polisi.shtml" platform="highweb"/></link>

<link type="page"><caption> Sebelumnya lima perwira tinggi kepolisian dipecat,</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/12/131218_turki_korupsi.shtml" platform="highweb"/></link> termasuk kepala unit yang memimpin penyelidikan korupsi.

Hari Selasa (17/12) subuh, <link type="page"><caption> polisi menangkap 52</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/12/131217_turki_korupsi.shtml" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> orang dalam penggrebekan</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/12/131217_turki_korupsi.shtml" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> di beberapa tempat,</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/12/131217_turki_korupsi.shtml" platform="highweb"/></link> termasuk putra dari tiga orang menteri.

Delapan dari yang ditangkap itu kini sudah resmi ditahan setelah sidang pertama atas mereka digelar.

Perdana Menteri Recep Tayyip Erdoga mengecam penyelidikan korupsi tersebut sebagai 'operasi kotor' untuk menghantam pemerintahannya.

Banyak yang melihat penangkapan ini sebagai cerminan sengketa antara Partai AK yang memerintah dengan pendukung Fethullah Gulen, seorang ulama berpengaruh yang sebelumnya mendukung Erdogan.

Anggota gerakan Hizmet pimpinan Gulen -yang mengasingkan diri ke Amerika Serikat- dilaporkan memiliki pengaruh besar di kepolisian, kehakiman dan Partai AK.