Perdana Menteri Suriah selamat dari ledakan bom

suriah
Keterangan gambar, Iring-iringan perdana menteri di distrik Mazzeh menjadi target pelaku pengeboman.

Perdana Menteri Suriah, Wael al-Halaqi, selamat dari ledakan bom mobil di ibu kota Damaskus, demikian laporan media setempat.

"Pengeboman yang dilakukan teroris di kawasan Mazzeh menargetkan iring-iringan perdana menteri. Doktor Wael al-Halaqi baik-baik saja dan tidak terluka sama sekali," kata televisi nasional Suriah, seperti dikutip Reuters.

Seperti diberitakan sebelumnya, pengeboman yang terjadi Senin (29/04) mengincar iring-iringan Halaqi di distrik Mazzeh bagian barat, lokasi yang menjadi pusat gedung pemerintahan dan militer, serta tempat tinggal para politikus senior.

Terdapat sejumlah korban dalam aksi bom bunuh diri tersebut.

Kelompok aktivis yang berbasis di Inggris, Syria Observatory for Human Rights, mengatakan satu orang pengawal yang menyertai perdana menteri tewas.

Seperti dilansir AFP, Direktur Observatory Rami Abdel Rahman, mengatakan sopir dan satu pengawal lainnya Halaqi juga mengalami luka parah.

Al-Halaqi ditunjuk sebagai perdana menteri pada Agustus 2012 setelah pendahulunya, Riad Hijab, membelot ke pihak oposisi.

Aparat keamanan <link type="page"><caption> Suriah</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/suriah/" platform="highweb"/></link> dan pemberontak terlibat konflik di sekitar Damaskus selama berbulan-bulan. Serangan Senin adalah pemboman terbaru dalam kawasan yang dikendalikan pemerintah.

Pada Desember lalu, bom bunuh diri meledak di Kementerian Dalam Negeri. Media nasional mengatakan pejabat tingkat atas tidak mengalami luka dan berhasil melarikan diri. Tetapi kemudian diketahui bahwa menteri dalam negeri telah terluka parah.

Sejauh ini belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan pada Senin.

Pemboman serupa di masa lalu selalu dikaitkan dengan kelompok jihad Barisan al-Nusra, salah satu organisasi pemberontak yang paling menonjol dalam perang melawan rezim.