Inggris tangkap enam orang terkait terorisme

Kepolisian Inggris

Sumber gambar, 1

Keterangan gambar, Kepolisian menegaskan penangkapan tidak terkait dengan Olimpiade London.

Lima pria dan seorang perempuan ditangkap di London atas dugaan merencanakan tindakan terorisme.

Penangkapan pada Kamis pagi (05/07) tersebut diketahui terkait dengan persekongkolan yang melibatkan kaum ekstrem Islam dengan sasaran-sasaran di Inggris.

Mereka ditangkap di beberapa lokasi di London timur dan London barat. Polisi belum mengumumkan identitas mereka.

Disebutkan seorang pria berusia 29 tahun , ditangkap di jalan London barat, seorang pria 21 tahun dan seorang perempuan 30 tahun ditangkap di tempat terpisah di kawasan London barat pula.

Seorang pria berusia 24 tahun terpaksa dilumpuhkan dalam penangkapan di London timur tetapi tidak memerlukan perawatan di rumah sakit, kata seorang juru bicara polisi.

Wartawan BBC Danny Shaw melaporkan para pejabat keamanan menyebut penangkapan ini "penting" tetapi pada saat ini tidak ada petunjuk akan ada serangan.

Bus dicegat

Penghentian bus di jalan

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Jalan raya ditutup dua arah dan para penumpang diperiksa di lokasi.

Kepolisian Inggris juga menggeledah delapan rumah dan satu tempat usaha di London.

Polisi mengatakan penangkapan tidak terkait dengan Pesta Olimpiade yang akan dibuka di London akhir bulan ini.

Dalam peristiwa terpisah, jalan bebas hambatan M6 di Staffordshire, Inggris tengah, ditutup terkait peringatan keamanan di sebuah bus yang sedang menuju London.

Polisi bersenjara mencegat bus setelah gerak gerik seorang penumpang mencurigakan.

Para penumpang diminta keluar dari bus satu per satu dan ditampung di bagian jalan yang ditutup dengan dikepung polisi.

Jalan bebas hambatan tersebut sementara ditutup dua arah. Seorang pengguna jalan menuturkan apa yang dilihatnya.

"Menurut saya, polisi bertindak secara profesional. Langkah ini terorganisasir, tetapi pada dasarnya mereka telah memperhitungkan situasinya, dan kemudian mereka meminta semua orang turun dari bus satu per satu. Mereka juga telah diperiksa," kata pengemudi itu kepada BBC.