Terduga korban serangan seksual calon hakim agung AS akan bersaksi di Senat pekan depan

Christine Blasey Ford and Brett Kavanaugh

Sumber gambar, Researchgate.net/ Getty

Keterangan gambar, Christine Blasey Ford mengatakan bahwa Brett Kavanaugh melakukan serangan seksual terhadapnya saat ia masih berusia 15, dan Kavanaugh 17 tahun.
Waktu membaca: 2 menit

Dr Christine Blasey Ford, perempuan yang menuduh calon hakim Mahkamah Agung Brett Kavanaugh melakukan serangan seksual terhadapnya, akan memberikan kesaksian di Senat pekan depan.

Pengacaranya mengatakan, Dr Christine Ford menerima permintaan Komite Kehakiman Senat untuk datang dan menjawab pertanyaan-pertanyaan tentang dugaan serangan seksual oleh Kavanaugh di sebuah pesta pada tahun 1982.

Media AS melaporkan, jadwal sementara untuk kesaksian itu adalah hari Kamis.

Hakim Kavanaugh telah berulang kali membantah tuduhan yang yang muncul di media AS pekan lalu, dan mengakibatkan pengukuhannya ke Mahkamah Agung tertunda.

Dr Christine Ford, seorang profesor di sebuah universitas, sempat menuduh bahwa para politikus Partai Republik mengintimidasinya dengan tenggat waktu pendek untuk bersaksi. Semula ia diberi tenggat waktu hingga hari Jumat untuk menyetujui kesaksian, lalu diperpanjang hingga Sabtu oleh Senator Chuck Grassley, pemimpin Partai Republik di komite.

Dalam surat kepada komite itu pada hari Sabtu, Debra Katz, pengacara Dr Ford, mengatakan bahwa kliennya menerima permintaan itu tetapi ingin "melanjutkan perundingan" terkait rinciannya.

Dia juga melontarkan kritiknya dan mengatakan beberapa hal yang diusulkan para senator "tidak sesuai dengan tekad Komite untuk melakukan penyelidikan yang adil dan tidak memihak soal tuduhan" Dr Ford terhadap Kavanaugh, tetapi dia tidak menjelaskan lebih jauh.

Hentikan X pesan
Izinkan konten X?

Artikel ini memuat konten yang disediakan X. Kami meminta izin Anda sebelum ada yang dimunculkan mengingat situs itu mungkin menggunakan cookies dan teknologi lain. Anda dapat membaca X kebijakan cookie dan kebijakan privasi sebelum menerima. Untuk melihat konten ini, pilihlah 'terima dan lanjutkan'.

Peringatan: Konten pihak ketiga mungkin berisi iklan

Lompati X pesan

Presentational white space

Kapan dugaan serangan itu terjadi?

Ford, seorang profesor psikologi di Universitas Palo Alto, mengatakan kepada Washington Post bahwa dia memutuskan maju ke muka publik karena privasinya "telah diketahui".

Dia meyakini insiden itu terjadi pada 1982, ketika dia berusia 15 tahun dan Kavanaugh berusia 17 tahun.

Saat itu, Kavanaugh merupakan seorang pelajar Georgetown Preparatory School di Bethesda, Maryland, sedangkan Ford adalah pelajar sebuah sekolah menengah.

Peristiwa itu diduga terjadi ketika sekumpulan remaja bertemu di sebuah rumah. Ford mengklaim Kavanaugh dan seorang lainnya "menjebaknya" ke kamar tidur. Kavanaugh dan temannya sama-sama mabuk, kata Ford.

Kavanaugh, sebagaimana dituliskan Washington Post, menjepit punggung Ford di tempat tidur dan meraba-raba bagian dalam pakaiannya.

Ketika Ford mencoba berteriak, lanjut harian itu, Kavanaugh menyumpal mulut Ford dengan tangannya.

"Saya pikir yang dia lakukan bisa secara tidak sengaja membuat saya mati," kata Ford kepada Washington Post.

Kavanaugh merilis bantahannya, pekan lalu: "Saya dengan pasti dan tegas menyangkal tuduhan ini. Saya tidak melakukan ini di sekolah menengah atau kapan saja".

amerika, as, trump

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Kubu pro dan antiaborsi berdemonstrasi di luar Mahkamah Agung sebelum sosok calon hakim agung diumumkan.

Bagaimana pengakuan Ford pertama kali muncul?

Pada bulan Juli, tak lama setelah Trump menyebut Kavanaugh sebagai calon hakim MA, Christine Ford menghubungi anggota parlemen dari Partai Demokrat.

Dia mengatakan telah mengirim surat kepada anggota Kongres, Anna Eshoo, dan Senator Dianne Feinstein, yang merupakan anggota senior Komite Yudisial di Senat.

Ford meyakini Feinstein menghormati permintaannya untuk menjaga kerahasiaan surat itu, tetapi "yang lain tidak".

Feinstein mengatakan dalam sebuah pernyataan setelah melihat artikel Washington Post: "Saya mendukung keputusan Ford untuk berbagi ceritanya, dan sekarang hal itu tergantung pada FBI untuk melakukan penyelidikan. Ini harus dilakukan sebelum Senat melakukan proses lebih jauh tentang pencalonan Kavanaugh. "

Senator Grassley mengeluarkan pernyataan membela Kavanaugh.

"Hakim Kavanaugh telah menjalani enam investigasi lapangan penuh oleh FBI dari 1993 hingga 2018," katanya. Dan, ia menegaskan dalam investigasi-investigasi itu "tidak ditemukan dugaan yang menyerupai klaim (Ford) tersebut."