Vladmimir Putin bertemu Trump: Presiden AS sebut pertemuan empat mata 'awal yang baik'

Sumber gambar, Reuters
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengatakan pertemuan empat mata di Helsinki dengan rekannya dari Rusia, Presiden Vladimir Putin merupakan "awal yang baik".
Setelah berunding secara tertutup selama dua jam, kedua pemimpin melakukan makan siang dengan para penasihat senior mereka.
Berbicara sebelumnya, Putin mengatakan kini saatnya membicarakan "masalah multinasional yang rumit".
Hubungan Rusia dan Barat menegang sejak Rusia menganeksasi Krimea pada tahun 2014.
- KTT Trump-Putin: Pemimpin AS didesak angkat topik peretasan dan zat kimia mematikan
- Donald Trump: Kesepakatan perdagangan AS-Inggris 'benar-benar memungkinkan'
- Tak kurang dari 100.000 orang memprotes Presiden Trump di London
- 'Tak ada perang dagang', kebijakan Trump berpotensi berdampak sistemis untuk Indonesia
Rusia juga dituduh mencampuri pemilihan presiden AS tahun 2016. Moskow sudah menyangkal keras tudingan itu.
Ketika berbicara sebelum KTT, Trump menyatakan harapan terciptanya "hubungan luar biasa" dan menyalahkan ketegangan AS-Rusia terjadi karena pemerintahan AS sebelumnya.
Trump mengatakan hubungan dengan Rusia "TIDAK PERNAH seburuk ini" dan dia menyalahkan para politikus Amerika Serikat.
Lewat twit, Trump mengecam "kebodohan" pendahulunya dan penyelidikan "yang dicurangi" terkait dugaan campur tangan Rusia dalam pemilihan presiden Amerika Serikat tahun 2016.

Sumber gambar, Twitter
Serangan siber pilpres
Beberapa politikus Amerika sempat mendesak pertemuan dibatalkan karena 12 warga Rusia didakwa melakukan peretasan pada hari Jumat (13/07).
Para terdakwa adalah perwira intelijen Rusia yang dituduh meluncurkan serangan siber saat kampanye presiden 2016 terhadap calon Partai Demokrat, Hillary Clinton. Rusia dituduh turut mencampuri pemilihan presiden AS yang dimenangkan oleh Trump.

Sumber gambar, Getty Images
KTT dilaksanakan setelah kunjungan bergejolak ke Eropa dimana Trump mengecam sekutu AS terkait dengan perdagangan dan belanja militer.
Wartawan BBC untuk masalah diplomatik, James Robbins, mengatakan pernyataan Trump yang dikeluarkan menjelang pembukaan pertemuan dengan Presiden Putin membuat para penasihat Gedung Putih semakin awas, padahal mereka sudah cemas terkait dengan risiko memberikan terlalu banyak amunisi kepada pemimpin Rusia selama perundingan.











