Perdana menteri Israel menuduh Iran menyembunyikan program senjata nuklir

Netanyahu

Sumber gambar, EPA

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengungkapkan apa yang dia katakan sebagai "dokumen rahasia nuklir" yang membuktikan Iran secara diam-diam mengembangkan senjata nuklir.

Dia mengatakan ribuan halaman dari dokumen yang diperoleh Israel menunjukkan bahwa Iran telah membohongi dunia dengan menyangkal mereka pernah mengembangkan senjata nuklir.

Pada tahun 2015, Iran telah menyepakati untuk membatasi program nuklir dengan imbalan pelonggaran sanksi-sanksi ekonomi terhadap negara itu.

Iran juga telah menandatangani Traktat Non-Proliferasi Senjata Nuklir dan sejak lama berkeras bahwa program nuklir yang mereka kembangkan hanya untuk tujuan damai.

Dalam kicauan di akun twitternya, Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif menuduh Netanyahu "membodohi masyarakat".

nuklir Iran

Sumber gambar, Reuters/MEHR

Keterangan gambar, Sejumlah pekerja Iran berdiri di depan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Bushehr, sekitar 1.200km sebelah selatan Teheran, Iran.

Iran telah membatasi program nuklirnya dalam kesepakatan yang ditandatangani pada 2015 bersama semua negara anggota permanen Dewan Keamanan PBB plus Jerman.

Namun demikian, Presiden AS Donald Trump berupaya keluar dari kesepakatan yang dicapai oleh pendahulunya, Barack Obama.

Sementara, pemimpin Inggris, Prancis dan Jerman sepakat bahwa cara terbaik menetralisir ancaman pengembangan senjata nuklir Iran adalah meneruskan kesepakatan yang berlaku sekarang.

Apa 'bukti' yang diungkapkan Netanyahu?

Berbicara dalam bahasa Inggris di Kementerian pertahanan Israel di Tel Aviv, Netanyahu memamerkan apa yang dikatakannya sebagai "salinan persis" dokumen yang diperoleh intelijen Israel dari sebuah fasilitas penyimpanan rahasia di Teheran.

Menurutnya, ada 55.000 halaman berisi bukti-bukti dan 55.000 dokumen yang tersimpan dalam 183 cakram video.

nuklir Iran

Sumber gambar, Getty Images

Keterangan gambar, Salah satu fasilitas nuklir dilaporkan terletak di Isfahan, Iran.

"Dalam dokumen itu ada materi, grafik, presentasi, cetak biru, foto-foto, video, dan banyak lagi, yang semuanya menguatkan bahwa Iran diam-diam mengembangkan program nuklirnya," katanya.

"Semua dokumen itu membuktikan bahwa Iran dengan beraninya berbohong ketika mengatakan bahwa mereka tidak pernah memiliki program senjata nuklir," tambahnya.

Netanyahu mengatakan, dokumen itu telah dibagikan kepada AS dan akan diserahkan kepada Badan Energi Atom Internasional (IAEA).

Apakah kesepakatan 2015 membuat pengembangan program nuklir terus berjalan?

Perjanjian yang ditandatangani Iran dan enam negara adidaya untuk membatasi program nuklirnya mendapatkan imbalan berupa pelonggaran sanksi ekonomi terhadap negara itu.

nuklir Iran

Semula ada kekhawatiran program pengembangan nuklir Iran itu akan digunakan untuk membuat senjata nuklir.

Berdasarkan kesepakatan tersebut, Iran berkomitmen memangkas keberadaan sejumlah fasilitas yang dapat digunakan untuk memproduksi uranium

Kesepakatan ini juga ditujukan untuk mengurangi persediaan uranium Iran secara drastis sehingga tidak dapat digunakan untuk menghasilkan bahan bakar nuklir.

Setelah kesepakatan itu, pengawas IAEA melakukan inspeksi di sejumlah situs nuklir Iran.

Seberapa berbahaya permusuhan Israel dan Iran?

Ketegangan dengan musuh-musuh lamanya terus tumbuh sejak Iran membangun kekuatan militernya di Suriah, tetangga dekat Israel.

Iran juga dituduh memasok persenjataan kepada kelompok militan Syiah di Lebanon, Hezbollah, yang merupakan musuh Israel, serta juga menyelundupkan senjata ke kelompok militan Palestina.

Netanyahu berjanji pada tahun lalu untuk menghentikan Iran "membangun kekuatan militernya di Suriah".