Jaksa New York identifikasi karyawan Weinstein yang alami pelecehan seksual

Sumber gambar, AFP
Kejaksaan kota New York tengah melakukan penyelidikan terhadap perusahaan yang didirikan produser film Harvey Weinstein setelah dia dituduh melakukan penyerangan seksual.
Penyelidikan ini dilakukan untuk mengidentifikasi para karyawan di perusahaan itu yang mengalami pelecehan.
"Kami ingin tahu... apakah pelecehan seksual atau diskriminasi itu meluas," ungkap kejaksaan kota itu.
Kejaksaan akan menyita dokumen perusahaan tersebut sebagai bagian dari penyelidikan.
Perusahaan Weinstein, yang berbasis di New York, mendapat tekanan kuat setelah skandal tersebut terungkap. Weinstein sendiri telah dicopot dari jajaran dewan direksi awal bulan ini.

Sumber gambar, Getty Images
Lebih dari 24 orang perempuan -di antaranya aktris Angelina Jolie, Gwyneth Paltrow dan Rose McGowan- telah melayangkan beberapa tuduhan terhadap Weinstein.
Dalam sebuah pernyataan, Jaksa agung New York, Eric Schneiderman mengatakan: "Tidak ada warga New York yang harus dipaksa masuk ke tempat kerja untuk dipaksa dan diintimidasi mengalami pelecehan seksual, atau ketakutan."
"Apabila pelecehan seksual atau diskriminasi meluas di perusahaan, itulah yang ingin kami ketahui."
Kasus di Los Angeles dan London
Seorang sumber yang mengetahui penyelidikan tersebut mengatakan kepada BBC bahwa jaksa akan menyita dokumen-dokumen perusahaan sebagai bagian dari penyelidikan.
Diantaranya dokumen laporan para karyawan yang mengeluhkan adanya pelecehan seksual serta bagaimana keluhan tersebut kemudian ditangani.

Sumber gambar, Getty Images
Harvey Weinstein, produser film yang karya-karyanya masuk nominasi Oscar lebih dari 300 kali, sejak awal "membantah secara tegas" terhadap tuduhan melakukan kekerasan seksual.
Sementara, Kepolisian Los Angeles telah mengumumkan penyelidikan pertamanya dalam kasus yang diduga melibatkan Weinstein di California.
"Kami telah mewawancarai seorang korban kekerasan seksual yang diduga yang melibatkan Harvey Weinstein yang terjadi pada 2013," kata juru bicara LAPD, Sal Ramirez, kepada BBC.
Di London, polisi mengatakan Weinstein dituduh melakukan penyerangan terhadap tiga orang perempuan dalam insiden terpisah pada akhir 1980-an, 1992, 2010, 2011 dan 2015.
Polisi menyatakan telah menerima klaim laporan bahwa mereka diserang di kawasan Westminster, Camden dan London bagian barat.
Menurut polisi, tidak ada penangkapan yang dilakukan atas tuduhan tersebut.









