Google berencana luncurkan layanan wi-fi di Indonesia

Google berencana menyediakan wi-fi di tempat-tempat umum, seperti stasiun kereta, di Indonesia dan Filipina.
Belum jelas kapan layanan wi-fi untuk publik ini diluncurkan dan seperti apa teknisnya.
Yang pasti, peluncuran di Indonesia dan Filipina ini akan dilakukan setelah India, yang dimulai pada akhir September.
Di India, layanan wi-fi berkecepatan tinggi ini dipusatkan di 52 stasiun dengan target menjadi 100 stasiun hingga akhir 2016. Mungkin karena itu, proyek ini disebut juga Google Station.
- <link type="page"><caption> Ditjen Pajak akan selidiki Google Indonesia</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2016/09/160916_indonesia_pajak_google" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Google akan rambah bisnis transportasi</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/08/160831_majalah_google_bisnis_transportasi" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Nenek yang menggunakan layanan Google dengan sangat sopan</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/06/160616_trensosial_google" platform="highweb"/></link>
Kepala eksekutif Google, Sundar Pichai, mengatakan proyek wi-fi di India akan menjadi yang terbesar di negara tersebut dan salah satu yang terbesar di dunia.
"Bahkan hanya dengan 100 stasiun, wi-fi ini bisa diakses oleh 10 juta orang yang menggunakan jasa kereta setiap hari," kata Pichai dalam tulisan di blog Google.
Selain menempatkan wi-fi di 400 stasiun, Google berencana memperlebar layanan ke mal, kafe, dan tempat-tempat lain.
Pada tahap awal wi-fi akan ditawarkan secara cuma-cuma, namun Google akan mempertimbangkan untuk memanfaatkannya sebagai sumber pemasukan di masa depan.
Dengan jumlah orang yang online menjadi 350 juta orang, India menjadi salah satu pasar potensial bagi perusahaan-perusahaan teknologi.
Dalam waktu tiga tahun ke depan angkanya diperkirakan tumbuh menjadi 600 juta.









