Indonesia akan eksekusi sejumlah terpidana mati 'setelah libur lebaran berakhir'

Jaksa Agung H.M. Prasetyo

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Jaksa Agung H.M. Prasetyo saat memberikan keterangan kepada para wartawan

Indonesia akan mengeksekusi setidaknya dua orang terpidana mati, termasuk warga negara asing, pada tahun ini, kata Jaksa Agung.

Jaksa Agung HM Prasetyo mengatakan para terpidana mati itu akan dieksekusi, tetapi dia tidak menjelaskan tindak kejahatan mereka, seperti dilaporkan Kantor berita Reuters.

“Implementasi eksekusinya akan dilakukan setelah liburan Idul Fitri berakhir,” kata HM Prasetyo tanpa menyebutkan secara persis waktunya.

"Ada lebih dari dua orang, dan termasuk warga asing. Ada protes, tapi kami akan tetap melangsungkan eksekusi.”

  • <link type="page"><caption> Eksekusi mati menunggu Ramadan usai</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2015/06/150622_indonesia_serge_ramadan" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Jelang eksekusi mati, pengamanan Nusakambangan diperketat</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2015/01/150117_jelang_eksekusi_mati_narkoba" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Soal eksekusi mati, reputasi Indonesia terancam</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2015/02/150203_eksekusi_hammond_indonesia" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Ada tekanan internasional, eksekusi mati Indonesia ditunda</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2015/12/151223_indonesia_hukuman_mati_ditunda" platform="highweb"/></link>

Tidak disebutkan juga identitas dan kewarganegaraan terpidana mati yang akan dieksekusi mati.

Pada tahun lalu, Indonesia telah mengeksekusi mati 14 orang, dan sebagian besar mereka adalah warga negara asing terpidana penyelundup narkotika dan obat-obatan terlarang.

Meski sudah mendapat banyak kecaman internasional, Jaksa Agung menyatakan akan mengeksekusi 16 orang terpidana mati pada tahun ini.

Dia juga menyatakan akan menambah jumlah eksekusi menjadi dua kali lipat pada tahun depan.