Presiden Jokowi kunjungi Eropa bahas ekonomi dan perdamaian

Sumber gambar, Getty
Presiden Joko Widodo memulai lawatannya ke empat negara Eropa pada Minggu pagi dari Bandara Halim Perdanakusuma. Presiden akan mengunjungi Jerman, Inggris, Belgia, dan Belanda dengan pembahasan utama tentang kerja sama ekonomi dan perdamaian.
Kunjungan Presiden Joko Widodo bertujuan untuk memenuhi undangan para pemimpin negara Eropa dan memperkuat kerjasama dengan Uni Eropa (UE) bidang ekonomi, memperkuat toleransi dan membangun perdamaian dunia.
Dalam keterangan yang disampaikan oleh Tim Komunikasi Presiden Ari Dwipayana menyatakan Uni Eropa merupakan salah satu mitra tradisional strategis Indonesia, untuk menghadapi tantangan global.
"Indonesia akan memprioritaskan kerjasama perdagangan, investasi, maritim serta pengelolaan air. UE merupakan salah satu mitra utama perdagangan dan investasi Indonesia," jelas Ari dalam keterangan tertulis.
- <link type="page"><caption> Jokowi desak OKI berperan dalam penyelesaian konflik Palestina</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2016/03/160306_indonesia_jokowi_palestina.shtml" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Tuntut janji Jokowi, ‘10 pendemo di depan Istana diamankan 200 polisi’</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2016/03/160314_indonesia_demo_jokowi_ditahan.shtml" platform="highweb"/></link>
Uni Eropa merupakan mitra strategis bagi Indonesia, dan merupakan mitra dagang keempat yang terbesar dengan nilai perdagangan mencapai USD 26,14 miliar pada tahun 2015. Sementara investasi Uni Eropa di Indonesia mencapai USD 2,26 miliar di tahun 2015.
'Kampanye toleransi'
Selain membahas masalah Ekonomi, Presiden Jokowi juga akan mengkampanyekan toleransi dan perdamaian ditengah maraknya ekstrimisme dan terorisme di dunia.
"Sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar, Presiden akan gunakan kunjungan kerja ini untuk bersama-sama pimpinan Eropa menyebarkan nilai-nilai toleransi dan perdamaian termasuk melalui berbagai saluran digital dan media sosial baru," jelas keterangan tertulis tim komunikasi presiden.
Dalam kunjungannya Presiden Jokowi antara lain akan bertemu dengan Kanselir Jerman Angela Merkel, Perdana Menteri Inggris David Cameron, serta para pengusaha dari Uni Eropa serta warga Indonesia di Eropa.









