Pilot di Padang merasakan dinding hotel bergoyang keras

Padang

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Warga di Padang, Sumatera Barat, keluar rumah begitu gempa terjadi pada Rabu (02/03) malam.

Gempa pada Rabu malam yang mengguncang kawasan Sumatera Barat sangat kuat terasa, kata pilot Jusuf Wiwekananda, yang tengah berada di Padang.

"Saya sedang menelepon istri saya ketika terjadi gempa. Sangat kuat, dinding di kamar hotel bergoyang dan terdengar suara keras," ungkap Jusuf kepada BBC Indonesia, Rabu (02/03) malam.

"Saya langsung keluar kamar dan menuju lantai paling atas. Staf hotel meminta kami ke sana. Lokasinya berada di lantai tujuh dan saya memerlukan waktu untuk ke sana," katanya.

Sudah banyak orang ketika Jusuf tiba di lantai tujuh dan sebagian besar terlihat khawatir, termasuk awak dalam pesawat Jusuf.

"Kami mestinya terbang dari Padang besok (Kamis)," kata Jusuf.

"Pengamalaman yang menakutkan," tambahnya.

Peringatan tsunami dicabut

Gempa pada Rabu malam <link type="page"><caption> terjadi sekitar pukul 19.49 WIB</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2016/03/160302_indonesia_gempa_mentawai.shtml" platform="highweb"/></link> dengan pusat gempa sekitar 700 kilometer di barat Kepulauan Mentawai.

Badan Survei Geologi Amerika Serikat, USGS, menyebutkan gempa berkekuatan 7,8 pada skala Richter, setelah sejumlah informasi sebelumnya mengatakan kekuatan gempa 8,3.

USGS mengatakan gempa berpotensi menyebabkan kerusakan, namun karena pusat gempa jauh dari daratan maka skala kerusakan mungkin menjadi lebih kecil.

Peringatan tsunami dikeluarkan tapi sudah dicabut oleh BMKG Sumatera Barat sejak pukul 21.30, kata juru bicara BNPB, Sutopo Purwo Nugroho.

"Dengan dicabutnya peringatan tsunami maka masyarakat diminta kembali ke rumah dengan tertib. Tidak perlu takut. Yang penting selalu waspada," kata Sutopo.