Penyelidikan serangan Jakarta, enam orang 'terkait langsung'

Sumber gambar, AFP
Kepolisian Indonesia mengaku telah menahan enam orang yang terkait langsung dengan insiden penyerangan di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (14/1) lalu.
Keenam orang tersebut dinilai telah bermufakat dengan para pelaku serangan yang menewaskan delapan orang, termasuk empat orang yang diduga sebagai pelaku.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Anton Charliyan dalam jumpa pers di Jakarta pada Jumat (22/01).
"Disinyalir ada hubungannya dengan Suriah dan mengetahui rencana serangan. Dari penggeledahan didapatkan beberapa bukti yang terkait dengan peledakan di Jalan MH Thamrin, seperti bahan peledak," kata Anton.
Menurutnya, keenam orang itu merupakan bagian dari penangkapan 16 orang yang dilakukan kepolisian setelah peristiwa serangan di kawasan Sarinah. <link type="page"><caption> Kelompok yang menamakan diri Negara Islam (ISIS) mengaku bertanggung jawab</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2016/01/160114_indonesia_serangan_jakarta_isis" platform="highweb"/></link>.

Dari belasan orang yang ditangkap, polisi juga menyita beberapa pucuk senjata api.
Anton mengatakan kepolisian mengawasi secara khusus warga Indonesia yang baru pulang dari Suriah.
"Tentu saja ada pengawasan khusus, di mana saja mereka akan tinggal. Bahkan ada pengawasan sangat khusus untuk ke depan," jelasnya, tanpa merinci pengawasan khusus macam apa yang dimaksud.
Kepolisian Indonesia pada November 2015 lalu mencatat 384 warga negara Indonesia sudah terkonfirmasi bergabung dengan ISIS di Irak dan Suriah dengan sekitar 46 sudah kembali ke Indonesia.









