Usai bentrokan, Polda Bali temukan berbagai senjata di LP Kerobokan

Lembaga Pemasyarakatan Kerobokan digeledah lebih dari 100 personel Kepolisian Daerah Bali.

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar, Lembaga Pemasyarakatan Kerobokan digeledah lebih dari 100 personel Kepolisian Daerah Bali.

Kepolisian Daerah Bali mengerahkan lebih dari 100 personel dalam operasi penggeledahan di dalam Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kerobokan, Denpasar, Bali, setelah terjadi bentrokan antarkelompok yang menewaskan empat orang pada Kamis (17/12).

Dari operasi penggeledahan tersebut, polisi menemukan ratusan senjata tajam hingga senjata api.

“Kami menyita sejumlah barang bukti di Lapas. Ada pedang, pisau, tombak, sampai senjata api dan narkotika,” kata Kapolda Bali, Inspektur Jenderal Sugeng Priyanto, kepada wartawan BBC Indonesia, Jerome Wirawan.

Selain barang bukti, polisi memeriksa belasan narapidana yang dicurigai memicu bentrokan. Di antara mereka, empat narapidana dijadikan tersangka pelaku pembunuhan.

Sebagai langkah pengamanan, keempat tersangka kini ditahan di kantor polisi, alih-alih menempati sel di Lapas Kerobokan. Kemudian ratusan narapidana lainnya dipindahkan ke sejumlah lembaga pemasyarakatan di sekitar Denpasar. “Ada 110 narapidana yang kami pindahkan,” kata Sugeng.

Pemicu bentrokan

Bentrokan terjadi di <link type="page"><caption> Lapas Kerobokan</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2012/02/120227_kerobokan" platform="highweb"/></link>, pada Kamis (17/12). Sejumlah media melaporkan insiden itu melibatkan anggota dua organisasi massa yang menjadi rival satu sama lain, yakni Laskar Bali dan Baladika.

Laman berita Tempo.co mengutip keteragan Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, I Wayan Kusmiantha Dusak, bahwa kerumunan dua ormas datang ke Lapas Kerobokan karena mendengar kabar terjadi keributan yang melibatkan kawan mereka di dalam Lapas.

Akibatnya, bentrokan yang semula terjadi di dalam Lapas, melebar ke luar.

Sejumlah senjata api disita dari dalam Lembaga Pemasyarakatan Kerobokan saat kericuhan pada 2012 lalu.

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Sejumlah senjata api disita dari dalam Lembaga Pemasyarakatan Kerobokan saat kericuhan pada 2012 lalu.

Kapolda Bali Inspektur Jenderal Sugeng Priyanto mengatakan sebanyak dua orang meninggal di dalam Lapas, sedangkan sisanya di luar Lapas. Dari empat korban, menurut Sugeng, tiga merupakan anggota sebuah ormas dan satu lainnya belum bisa diidentifikasi.

“Pemicunya tidak terlalu jelas. Mereka memberi keterangan kepada kami, (bentrokan) diawali dengan senggolan, saling melotot. Kemudian terjadi perkelahian antarnapi. Mereka lalu membawa kelompok yang berafiliasi dengan organisasi massa tertentu,” ujar Sugeng.

Razia berkala

Agar insiden bentrokan di Lapas Kerobokan tidak terulang, Sugeng mendorong otoritas Lapas untuk berkoordinasi guna menggelar razia.

“Lapas kan merupakan otoritas yang tidak berada di bawah saya. Lapas itu di bawah Kementerian Hukum dan HAM. Kalau memang memerlukan bantuan, jangan segan-segan meminta kepolisian untuk membantu melakukan razia di dalam Lapas,” kata Sugeng.

Para narapidana sempat menguasai Lembaga Pemasyarakatan Kerobokan saat kericuhan pada 2012 lalu.

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Para narapidana sempat menguasai Lembaga Pemasyarakatan Kerobokan saat kericuhan pada 2012 lalu.

Dalam wawacara dengan laman berita Republika, Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, I Wayan Kusmiantha Dusak, mengaku secara kualitas dan kuantitas, tenaga pengamanan Lapas sangat jauh di bawah standar.

<link type="page"><caption> Kerusuhan di Lapas Kerobokan pernah terjadi pada 2012 lalu.</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/multimedia/2012/02/120222_pixbaliprisonriot" platform="highweb"/></link> Ketika itu, sejumlah narapidana mengamuk karena kapasitas penjara telah melewati daya tampung penjara tersebut. Penjara Kerobokan sendiri seharusnya hanya memuat sekitar 300 narapidana, namun dihuni 1.050 narapidana.

Kericuhan berakhir setelah <link type="page"><caption> aparat kepolisian menyerbu Lapas</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2012/02/120222_kerobokanriots" platform="highweb"/></link> dan menyita berbagai senjata tajam dan senjata api.