Rusuh penjara Kerobokan dapat diatasi

Penjara Kerobokan, Bali, dilanda kerusuhan yang melibatkan para napi.
Keterangan gambar, Penjara Kerobokan, Bali, dilanda kerusuhan yang melibatkan para napi.

Aparat kepolisian menyerbu ke dalam penjara Kerobokan, Bali, sekitar Rabu (22/02) subuh, untuk mengakhiri kerusuhan yang melibatkan para napi.

Sejumlah laporan menyebutkan sempat terdengar rentetan tembakan dari arah dalam penjara, ketika penyerbuan itu berlangsung.

"Polisi masuk ke dalam penjara sekitar subuh. Mereka terpaksa melepaskan tembakan dan tiga orang terluka di kaki dan dibawa ke rumah sakit, "kata Wakil Kapolda Bali, Brigjen Polisi Ketut Untung Yoga, kepada Kantor Berita AFP.

"Kami masih mencoba untuk menenangkan situasi," ungkapnya.

Keterangan resmi menyebutkan kerusuhan yang melibatkan para napi itu terjadi pada Selasa (21/02) malam, yang kemudian disusul kebakaran dari dalam penjara.

'Tidak ada napi kabur'

Laporan terakhir menyebutkan, pada sekitar pukul 08.00 WIB, Rabu (2/02), aparat keamanan mampu mengakhiri kerusuhan, namun belum diperoleh keterangan berapa korban yang tewas atau terluka.

Dilaporkan pula sekitar 800 personil aparat kepolisian dan TNI terlihat berjaga-jaga di luar tembok penjara.

Ketut Untung Yoga memastikan tidak ada napi yang kabur saat dan setelah kerusuhan.

"Karena lapas kita kurung mulai pukul 11 malam," katanya, kepada wartawan di depan Lapas Kerobokan, Bali.

Lapas Kerobokan saat ini menampung sekitar 1.000 narapidana, termasuk puluhan warga negara asing.