Presiden: TNI-Kemenhan harus rombak manajemen alutsista

Presiden juga mengatakan, pengadaan alat utama sistem senjata harus diarahkan pada kemandirian industri pertahanan dalam negeri. "Agar kita bisa sepenuhnya mengendalikan kesiapan alutsista," kata Jokowi.

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Presiden juga mengatakan, pengadaan alat utama sistem senjata harus diarahkan pada kemandirian industri pertahanan dalam negeri. "Agar kita bisa sepenuhnya mengendalikan kesiapan alutsista," kata Jokowi.

Presiden Joko Widodo memerintahkan Kementerian Pertahanan dan TNI agar mengubah secara mendasar alat utama sistem pertahanan Indonesia.

Hal itu diutarakan Presiden Jokowi sehari setelah <link type="page"><caption> pesawat Hercules C-130 jatuh di Medan, Sumatra Utara</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2015/06/150629_indonesia_pesawat_hercules" platform="highweb"/></link>, yang sejauh ini menyebabkan sedikitnya 142 orang meninggal dunia.

"Sistem pengadaan alutsista harus diubah, ini momentum. Tidak boleh lagi hanya membeli senjata tetapi juga bergeser ke modernisasi sistem persenjataan," kata Presiden.

Presiden juga mengatakan pengadaan alat utama sistem pertahanan harus diarahkan pada kemandirian industri pertahanan dalam negeri.

Presiden Jokowi juga mengatakan, “Saya ingin TNI memperkuat sistem zero accident atau kecelakaan nihil untuk penggunaan alutsista.”

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Presiden Jokowi juga mengatakan, “Saya ingin TNI memperkuat sistem zero accident atau kecelakaan nihil untuk penggunaan alutsista.”

"Agar kita bisa sepenuhnya mengendalikan kesiapan alutsista," kata Jokowi.

Dalam keterangannya, Presiden Jokowi juga memerintahkan penyelidikan menyeluruh atas insiden jatuhnya pesawat tersebut.

“Saya ingin TNI memperkuat sistem zero accident atau kecelakaan nihil untuk penggunaan alutsista.”

Pernyataan presiden ini disampaikan kepada wartawan di sela-sela peringatan HUT Polri ke-69 di Lapangan Markas Komando Brimob, Depok, Jabar, Rabu (01/7).

Kesiapan operasional tinggi

Menurut presiden, seluruh alutsista yang dimiliki Indonesia harus selalu dalam kesiapan operasional tinggi.

“Pesawat tempur, pesawat angkut, kapal perang, kapal selam, hingga helikopter serta perwira dan prajurit TNI yang mengawakinya harus berada dalam kesiapan operasional tinggi,” katanya.

Pesawat Hercules C-130, yang diproduksi pada 1964, meninggalkan Lanud Abdul Rachman Saleh, Malang, Jatim, Selasa (30/06) menuju Lanud Adisutjipto, Yogyakarta.

Sejauh ini tim kepolisian dan otoritas terkait di Rumah Sakit Adam Malik, Medan, terus mengidentifikasi 59 orang dari 142 jenazah yang telah dievakuasi dari lokasi jatuhnya pesawat.

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Sejauh ini tim kepolisian dan otoritas terkait di Rumah Sakit Adam Malik, Medan, terus mengidentifikasi 59 orang dari 142 jenazah yang telah dievakuasi dari lokasi jatuhnya pesawat.

Pesawat ini kemudian terbang ke Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta, sebelum menuju Lanud Roesmin Nurjadin di Pekanbaru, Riau.

Mendarat di Lanud Dumai dan Lanud Suwondo, Medan, pesawat militer jatuh saat hendak menuju Lanud Tanjung Pinang.

Seluruh penumpang dan awaknya dikhawatirkan tewas.

Sejauh ini tim kepolisian dan otoritas terkait di Rumah Sakit Adam Malik, Medan, <link type="page"><caption> terus mengidentifikasi 59 orang dari 142 jenazah</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2015/07/150701_indonesia_update_korbanhercules" platform="highweb"/></link> yang telah dievakuasi dari lokasi jatuhnya pesawat.