Evakuasi korban pesawat jatuh di Medan terus berlangsung

Keluarga korban

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Para keluarga korban jatuhnya pesawat angkut TNI AU berkumpul di RS Adam Malik, Medan.

Sekitar 20 hingga 30 ambulans mengantre di lokasi kejadian jatuhnya pesawat angkut, Hercules C-130, milik TNI Angkatan Udara di Medan untuk membawa jenazah ke Rumah Sakit Adam Malik.

Hingga menjelang Selasa (30/06) tengah malam, ambulans-ambulans telah mengevakuasi lebih dari 80 jenazah.

"Ambulans antre, sekitar 20 sampai 30 unit ambulans menunggu evakuasi jenazah yang dibongkar oleh petugas-petugas mulai dari aparat pemerintah, TNI, Polri," kata Mohamad Safriyah, seorang petugas ambulans Palang Merah Indonesia kepada BBC Indonesia.

Ia menambahkan sebagian jenazah dalam kondisi buruk.

"Jenazahnya yang di dalam pesawat, mayoritas gosong, terbakar. Selebihnya (jenazah) masyarakat yang tertimpa reruntuhan gedung."

Dilaporkan semula pencarian korban terkendala alat berat, tetapi sejauh ini sudah ada tiga alat berat yang dioperasikan di lokasi kejadian.

Kantung jenazah

Pencarian korban

Sumber gambar, epa

Keterangan gambar, Pencarian korban tetap dilanjutkan hingga malam.

Namun begitu malam tiba, pencarian terhambat akibat kurangnya lampu penerangan terutama untuk mencari korban-korban yang mungkin tertimpa reruntuhan gedung.

Hingga menjelang tengah malam, menurut Kepala Humas Rumah Sakit Adam Malik, Sairi Saragih, terdapat 87 jenazah yang telah tiba di rumah sakit.

Jenazah-jenazah untuk sementara masih disimpan di kantung-kantung dan kemungkinan mulai Rabu 1 Juli baru akan dimulai poroses identifikasi resmi.

"Tim forensik akan bekerja sama dengan tim DVI (Polri) untuk melakukan identifikasi," kata Sairi Saragih kepada wartawan BBC Indonesia, Rohmatin Bonasir.

Pihak rumah sakit menyediakan posko dan ruangan untuk keluarga korban. <link type="page"><caption> Pesawat Hercules C-130 jatuh</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2015/06/150629_indonesia_pesawat_hercules" platform="highweb"/></link> di daerah permukiman di Medan, tak lama setelah lepas landas pada hari Selasa (30/06)

<link type="page"><caption> Pesawat angkut itu membawa 113 orang, termasuk 12 awak</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2015/06/150630_indonesia_hercules_penumpang" platform="highweb"/></link>, dan kesemuanya dikhawatirkan meninggal dunia.