Jail sentences for people smugglers

Perahu pencari suaka

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, The men were crew members on a small wooden boat that sank in the Indian Ocean.

Belajar bahasa Inggris dengan menyimak berita-berita BBC mengenai hukuman penjara atas dua warga Indonesia di Australia dan kekerasan di India.

Jail sentences for people smugglers

Two Indonesian men have been given long jail sentences for their role in a people-smuggling operation in which more than 100 migrants drowned.

The men were crew members on a small wooden boat that sank in the Indian Ocean as it sailed from Indonesia to Australia carrying illegal immigrants.

Boy Djara was jailed for nine years after being found guilty by a court in Perth in Australia. His colleague, called Justhen, was sent to prison for six years.

The Australian authorities rescued more than 100 people from the boat when it went down two years ago.

Hukuman penjara untuk penyelundup manusia

Dua pria Indonesia mendapat hukuman penjara panjang untuk peran mereka dalam operasi penyelundupan manusia dengan lebih dari 100 pendatang tenggelam.

Mereka merupakan awak dari perahu motor kayu yang tenggelam di Samudra Hindia saat berlayar dari Indonesia ke Australia membawa pendatang gelap.

Boy Djara dipenjara sembilan tahun setelah dinyatakan bersalah oleh pengadillan di Perth, Australia. Rekannya, Justhen, dihukum penjara enam tahun.

Pihak berwenang Australia menyelamatkan lebih dari 100 orang dari perahu itu ketika tenggelam dua tahun lalu.

Tribal Violence in India

Indian security forces in the north eastern state of Meghalaya say they are fighting a group of militants who shot dead a woman after she resisted their attempts to sexually assault her.

Five members of the Garo National Liberation Army -a tribal group demanding a separate state- shot the thirty-five year old woman in the head after she fought them off.

A number of brutal attacks against women in India in recent years have caused outrage throughout the country.

Kekerasan suku di India

Pasukan keamanan India di kawasan timur laut negara bagian Meghalaya mengatakan mereka berperang menghadapi sekelompok militan yang menembak mati seorang perempuan setelah melawan upaya untuk mengganggu mereka secara seksual.

Lima anggota Tentara Pembebasan Nasional Garo -satu kelompok suku yang ingin membentuk negara sendiri- menembak perempuan berusia 35 tahun setelah dia melawan mereka.

Sejumlah serangan brutal atas perempuan di India dalam beberapa tahun belakangan ini menyebabkan kemarahan di seluruh negara itu.