Credit Suisse acknowledges misconduct

Credit Suisse, AFP

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Credit Suisse's chief executive acknowledges misconduct by some bank employees.

Belajar Bahasa Inggris melalui berita BBC tentang bankir Credit Suisse yang membantu klien AS menghindari pajak dan kekacauan bursa kerja di Stockholm.

Credit Suisse acknowledges misconduct

A Swiss bank accused of helping American clients to avoid paying billions of dollars in tax has acknowledged misconduct by some employees but insisted that its management was unaware of the problem.

The chief executive of Switzerland's second largest bank, Credit Suisse, told a US Senate inquiry that the compliance measures the bank had put in place had not prevented some Swiss-based private bankers from helping Americans to break US law.

The Senate inquiry found that the bank was alleged to have provided accounts worth over US$10 billion for more than 20.000 Americans, helping them to conceal their wealth.

The Senate report gave details of how Swiss bankers regularly travelled to the US to recruit customers at events including Florida golf tournaments and the annual Swiss Ball in New York.

Credit Suisse akui kesalahan

Sebuah bank Swiss yang dituduh membantu sejumlah klien Amerika untuk menghindari membayar pajak senilai miliaran dolar telah mengakui tindakan yang dilakukan oleh beberapa staff tetapi berkeras bahwa pihak manajemen tidak mengetahuinya.

Kepala eksekutif bank terbesar kedua di Swiss, Credit Suisse memberitahu Senat AS saat penyelidikan bahwa peraturan yang ditetapkan perusahaan tidak menghalangi beberapa bankir swasta yang berkedudukan di Swiss untuk membantu warga negara Amerika melanggar undang-undang AS.

Penyelidikan oleh Senat menemukan bahwa bank itu diduga telah menyediakan rekening bernilai lebih US$10 miliar bagi lebih 20.000 warga Amerika, membantu mereka menyembunyikan kekayaan.

Laporan Senat menyebutkan secara rinci bagaimana bankir-bankir Swiss melakukan perjalanan rutin ke AS untuk merekrut konsumen saat acara-acara seperti turnamen golf Florida dan pesta dansa Swiss di New York.

Chaos as thousands called to job centre by mistake

jobseekers in Stockholm, Reuters

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Job-seekers gather around an employment office in central Stockholm.

Police in the Swedish capital, Stockholm, have been called in to restore order outside a public employment office after it mistakenly invited more than 60.000 jobseekers to a recruitment event.

The email offering jobseekers a chance to meet potential employers was meant to go to just 1,000 people.

Police were alerted by the job centre as tempers rose among the crowds that turned up.

The employment service has apologised for the mistake.

Kekacauan akibat kesalahan undangan bursa kerja

Polisi di ibukota Swedia, Stockholm menerima panggilan untuk menertibkan keadaan di luar kantor pekerjaan publik karena mereka melakukan kesalahan telah mengundang lebih 60.000 pencari kerja untuk menghadiri acara bursa lowongan kerja.

Email yang berisi penawaran kepada para pencari kerja untuk bertemu dengan perusahaan yang berpotensi merekrut mereka sebenarnya hanya ditujukan kepada 1.000 orang.

Pusat informasi lowongan kerja menghubungi kepolisian karena para pengunjung yang datang mulai marah.

Layanan lowongan kerja telah meminta maaf atas kesalahan yang terjadi.