Maukah Anda sewakan mobil ke orang yang sama sekali asing?

Sumber gambar, Getty
Bagi sebagian besar dari kita, punya mobil seperti menikah. Maksudnya, hubungan kita dengan mobil begitu dekat, kita melakukan banyak hal bersama dengan mobil kita.
Namun kenyataan menunjukkan, mobil yang menempati posisi sentral dalam hidup kita ini, lebih sering berada di garasi.
Survei memperlihatkan 95% umur mobil dihabiskan di garasi tersebut.
Di masa depan, model kepemilikan seperti ini mungkin tidak bisa lagi dipertahankan. Mungkin nantinya orang akan lebih banyak menyewa mobil sesuai kebutuhan. Misalnya, menyewa kendaraan untuk periode dua atau tiga jam. Seperlunya saja.
Dan itulah skema yang tengah ditawarkan kepada sejumlah orang di beberapa kota. Jika skema ini dianggap berhasil, bisa jadi model kepemilikan mobil akan berubah secara dramatis.
Ini bukan skema baru sebenarnya karena selama beberapa tahun belakangan telah dikaji oleh Sheryl Conelly, kepala bagian tren konsumen di perusahaan otomotif Amerika Serikat, Ford.
Salah satu hipotesis yang diajukan oleh tim yang dipimpin Conelly adalah apakah kita masih mau beli mobil dalam kurun 20 tahun mendatang?
Uji coba di Inggris dan Amerika

Sumber gambar, Getty
Yang juga dibahas oleh tim Conelly adalah, apakah model kepemilikan mobil akan mengalami perubahan besar?
Apakah kita nanti akan mengadopsi skema baru seperti yang tengah diujicobakan di London dan tujuh kota di Amerika?
Agar lebih jelas, ada baiknya digambarkan bagaimana skema ini bekerja.
Pada dasarnya pemilik kendaraan menyediakan kendaraan mereka untuk dipakai, lebih tepatnya disewa, oleh orang lain. Setiap kali mobil ini dipakai orang lain, ia mendapatkan bayaran.
Baca juga:
- <link type="page"><caption> Mahasiswa India rancang traktor revolusioner</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/vert_fut/2016/02/160210_vert_fut_traktor.shtml" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Menyetir Jaguar F-Pace untuk pertama kalinya</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/vert_aut/2016/02/160201_vert_auto_jaguar.shtml" platform="highweb"/></link>
Seperti disinggung di atas, mobil yang kita miliki sebenarnya lebih banyak menganggur atau terparkir di pinggir jalan.
Dengan dipakai atau disewa oleh orang lain, kita menambah kegunaan mobil kita dan pada saat yang sama kita memperoleh pendapatan. Kalau mobil kita laris disewa, bisa jadi ini bisa menutup biaya cicilan mobil.
Gagasan menyerahkan mobil kita untuk dipakai atau disewa orang lain mungkin belum bisa diterima oleh banyak orang saat ini.
Tapi ini mungkin akan berubah.
Sewa seperlunya saja

Sumber gambar, Ford
Skema berbagi layanan dan produk makin populer di kota-kota besar di negara maju.
Satu faktor penting yang ikut mendorong perubahan model kepemilikan kendaraan adalah populasi dunia.
“Jumlah penduduk dunia dewasa ini adalah tujuh miliar orang. Pada 2050 nanti, berdasarkan estimasi konservatif, angkanya bertambah menjadi sembilan miliar,” kata Conelly.
“Itu artinya akan lebih banyak kemacetan, akan lebih banyak urbanisasi, dan ukuran kota makin besa sekaligus membuka kelahiran apa yang disebut sebagai megakota.”
Perubahan demografi juga akan membuat mobil tak lagi menjadi bagian penting dari gaya hidup. Mobil tak akan lagi sebagai simbol status sosial.
Mobil nantinya akan lebih seperti penyedot debu, peranti yang kita gunakan sesekali saja.
Ke depan kita akan cari moda transportasi yang paling murah dan paling fungsional.
Kita akan lebih sering menyewa sepeda, naik kereta, sewa mobil selama satu atau dua jam, dan kemudian mengembalikan mobil ini melalui aplikasi di perangkat bergerak seperti ponsel pintar dan komputer tablet.
<italic>Versi bahasa Inggris tulisan ini: <link type="page"><caption> Would you let a stranger rent your car</caption><url href="http://www.bbc.com/future/story/20151207-you-wont-own-your-future-car-youll-rent-it-from-a-stranger" platform="highweb"/></link></italic><italic>dan artikel-artikel lain sejenis bisa Anda baca di <link type="page"><caption> BBC Future</caption><url href="http://www.bbc.com/future" platform="highweb"/></link></italic>.









