Wonder Woman 1984 hingga animasi Pixar terbaru: 12 film layak tonton pada bulan Desember

    • Penulis, Nicholas Barber
    • Peranan, BBC Culture

Pemerhati film Nicholas Barber memilih 12 film terbaik yang akan dirilis bulan ini, termasuk animasi Pixar pertama dengan karakter utama Afrika-Amerika, sekuel Wonder Woman, serta film terakhir Chadwick Boseman.

Ma Rainey's Black Bottom

Chicago, 1927. Ma Rainey, perempuan yang dijuluki 'Mother of the Blues', hendak merekam album baru, namun rencananya kacau karena manajer kulit putih yang mengeksploitasinya dan seorang pemain terompet yang memiliki ambisinya sendiri.

Ma Rainey's Black Bottom diadaptasi dari drama panggung terkenal yang ditulis August Wilson. Versi film ini diproduksi oleh Denzel Washington, dan dibintangi oleh Viola Davis sebagai Rainey.

Namun film ini akan diingat, di atas segalanya, sebagai film terakhir Chadwick Boseman sebelum ia meninggal dunia karena kanker musim panas lalu.

Menurut Caryn James dari BBC Culture, "Boseman layak mendapat penghargaan. Meskipun gaya aktingnya berapi-api, ia tidak berlebihan. Malah begitu menusuk."

Sementara itu, Peter Bradshaw dari The Guardian menyebutnya sebagai "ledakan kekuatan akting murni... sangat cerdas dan sangat fokus, sebuah opera tentang gairah dan penderitaan".

Film ini tayang di Netflix mulai 18 Desember.

Promising Young Woman

Emerald Fennell yang multi-talenta memerankan Camilla Parker Bowles dalam serial The Crown. Tapi ia juga seorang sutradara sekaligus penulis naskah yang mendalangi musim kedua Killing Eve.

Dalam "debut film panjangnya yang mengejutkan", kata Todd McCarthy di The Hollywood Reporter, ia "menunjukkan keberanian tentang naratif ekstrem dan kepiawaian dalam menangani kekerasan yang tak diragukan lagi diasah dalam acara-acara edgy itu".

Premis komedi gelap Fennell ialah Cassie, diperankan oleh Carey Mulligan, keluar dari sekolah kedokteran setelah menjadi korban serangan seksual di sana 10 tahun yang lalu. Untuk membalas dendam, ia pergi ke bar dan berpura-pura mabuk sampai pingsan.

Para laki-laki yang membawanya pulang, dengan niat untuk memanfaatkannya, mendapatkan kejutan yang tak pernah mereka sangka-sangka.

Dirilis pada 25 Desember di AS dan Kanada, 31 Desember di Singapura, dan 1 Januari di Australia dan Turki.

Another Round / Druk

Thomas Vinterberg, sutradara Festen, membuat The Hunt bersama Mads Mikkelsen pada tahun 2012. Sekarang keduanya kembali bekerja sama dalam drama komedi krisis paruh baya yang memabukkan, Another Round, yang mewakili Denmark untuk kategori Film Internasional Terbaik dalam ajang penghargaan Oscar tahun depan.

Mikkelsen berperan sebagai guru berusia empat puluh tahun yang tidak bisa mengumpulkan energi untuk membuat murid maupun keluarganya bahagia.

Itu semua berubah ketika dia dan tiga kawannya memutuskan untuk menguji teori bahwa orang dewasa lebih termotivasi dan kreatif jika mereka sedikit di bawah pengaruh alkohol setiap saat.

"Kemabukan jarang ditampilkan sebaik ini di layar," kata Emma Simmonds di Radio Times, "dan Another Round secara meyakinkan menangkap tinggi-rendahnya eksperimen yang sangat konyol, dengan para karakternya melantur, menari, dan tersandung ke akhir yang benar-benar sensasional. "

Dirilis pada 3 Desember di Belanda dan 18 Desember di AS.

The Midnight Sky

Petualangan fiksi ilmiah bersalju ini berlatarkan masa depan pasca-apokaliptik yang bahkan mungkin lebih buruk daripada dunia nyata pada tahun 2020.

George Clooney mengarahkan, memproduksi, sekaligus berperan sebagai Augustine, seorang ilmuwan yang ditempatkan di observatorium Arktik.

Dia perlu menghubungi sebuah pesawat luar angkasa untuk memperingatkan para astronotnya (yang antara lain diperankan Felicity Jones dan David Oyelowo) agar tidak kembali ke Bumi yang hancur.

Namun satu-satunya antena dengan sinyal yang cukup kuat untuk menjangkau mereka terletak bermil-mil jauhnya di seberang limbah es.

The Midnight Sky diadaptasi dari novel karangan Lily Brooks-Dalton oleh Mark L Smith, salah satu penulis skenario The Revenant dan spesialis film tentang pria yang menjelajahi hutan belantara.

Tayang di Netflix mulai 23 Desember.

Prom

Pada 2010, seorang gadis remaja dilarang menghadiri pesta prom karena dia berencana untuk mengenakan tuksedo dan mengajak pacar (perempuan)-nya.

Setelah banyak selebritas angkat bicara mendukungnya, ceritanya menginspirasi sebuah drama musikal Broadway, yang kemudian diadaptasi menjadi film komedi oleh Ryan Murphy, kreator serial televisi Glee.

Meryl Streep, Nicole Kidman, dan James Corden berperan sebagai aktor turun pamor yang berharap dapat menghidupkan kembali karier mereka dengan pergi ke kota kecil Indiana untuk mendukung jagoan wanita mirip Cinderella itu (pendatang baru Jo Ellen Pellman).

Mengingat film musikal ini adalah feelgood extravaganza yang menampilkan Streep, para produser pasti berharap bahwa The Prom akan menjadi Mamma Mia yang baru. Tapi coba abaikan fakta bahwa James Corden tampil di film musikal lain Natal lalu: Cats.

Tayang di Netflix mulai 11 Desember.

News of the World

Paul Greengrass terkenal dengan film-film berlatar kontemporer, realisme dokumenter, dan gaya penyuntingan yang energik ala United 93 dan The Bourne Ultimatum, namun film barunya bergaya western yang epik dan megah.

Namun film ini bukan hal yang sama sekali baru bagi sang sutradara karena dibintangi Tom Hanks, yang menjadi pemeran utama di Captain Phillips.

Dalam News of the World (tidak ada hubungannya dengan tabloid Inggris yang tidak lagi terbit atau album Queen) Hanks kembali memainkan peran kapten, seorang duda veteran Perang Sipil yang mencari nafkah sebagai pendongeng keliling.

Ketika menemukan seorang gadis berusia 10 tahun yang diculik oleh suku penduduk asli, ia membawanya melintasi Texas untuk mempersatukannya kembali dengan bibi dan pamannya. Diadaptasi dari novel karya Paulette Jiles.

Dirilis di bioskop pada 25 Desember di AS dan Kanada, dan pada 1 Januari di Inggris dan Spanyol. Tayang di Netflix (di luar AS dan Kanada) mulai 25 Desember.

Soul

Film animasi Pixar pertama dengan karakter utama Afrika-Amerika, Soul menawarkan sejenis skenario filosofis berani yang tidak akan dicoba oleh studio lain.

Jamie Foxx mengisi suara seorang guru musik yang bercita-cita menjadi pianis jazz di New York. Tapi setelah audisi yang sukses, dia jatuh ke dalam lubang got, dan menemukan dirinya di alam astral tempat roh manusia diberikan kepribadian mereka. Dan semuanya menjadi lebih sureal dari sana.

Seperti yang kami katakan dalam ulasan di BBC Culture, "ambisinya menggembirakan, dianimasikan dengan luar biasa, dan penuh dengan rasa kasih sayang untuk para karakter dan lingkungannya".

Jason Solomons dari The Wrap berkata bahwa "Soul barangkali film paling ambisius secara eksistensial yang pernah dicoba oleh Disney [perusahaan yang memiliki Pixar], namun tampil dengan visual yang penuh warna dan kebijaksanaan yang lembut meskipun konsepnya sangat tinggi" .

Tayang di Disney+ mulai 25 Desember.

David Byrne's American Utopia

Film konser Talking Heads, Stop Making Sense, dianggap sebagai film klasik dalam genre itu. Selang 36 tahun kemudian, film konser lain dengan mantan pentolan Talking Heads, David Byrne, dipuji-puji sebagai film yang setara hebatnya.

Disutradarai Spike Lee, American Utopia mendokumentasikan pertunjukan Broadway Byrne pada 2019, yang dipentaskan sang penyanyi-penulis lagu new wave itu bersama 11 musisi berlatar multikultural dengan setelan jas abu-abu dan bertelanjang kaki.

Pesta yang mereka adakan punya segala jenis kemeriahan mulai dari pertunjukan rok tradisional, instalasi seni, resital tari avant-garde, aksi stand-up comedy, reli politik, seminar filosofi, dan kebaktian gereja humanis .

Ann Hornaday di The Washington Post menyebutnya sebagai "pujian yang luar biasa terhadap ritme, gerakan, pluralisme, dan persahabatan musik ... yang meledak dengan campuran kegembiraan optimis dan nostalgia menyedihkan". Singkatnya, "American Utopia adalah balsem penyembuh, penginspirasi yang dibutuhkan penonton saat ini".

Dirilis pada 14 Desember di Inggris.

Wonder Woman 1984

Setahun sejak dijadwalkan untuk rilis, Wonder Woman 1984 akhirnya tayang di bioskop - dan platform streaming - menjadikannya superhero blockbuster pertama dan terakhir di tahun 2020.

Gal Gadot kembali sebagai putri pejuang Amazon, kali ini melawan Cheetah (Kristen Wiig) di tahun 1980-an; dan Chris Pine kembali sebagai Steve Trevor, meskipun dia terbunuh di akhir film Wonder Woman sebelumnya.

Namun jangan khawatir jika Anda tidak dapat mengingat apa yang terjadi di film pertama. Sekuelnya, kata produser film tersebut kepada Indiewire, adalah "film yang berdiri sendiri seperti halnya Indiana Jones atau [James] Bond, alih-alih cerita berkelanjutan yang membutuhkan banyak bagian".

Dirilis di bioskop pada 25 Desember di AS, Kanada, dan Skandinavia, dan mulai 16 Desember di Inggris Raya dan di seluruh dunia. Tayang di HBO Max (khusus AS) mulai 25 Desember.

Nomadland

Ketika Fern (Frances McDormand) menjadi janda, dia tidak mampu untuk tinggal di rumah sendirian, jadi dia mengemas barang-barang miliknya yang tak seberapa ke dalam sebuah mobil van, dan pergi ke gurun Nevada.

Dia menemukan bahwa dia tidak sendirian: ada komunitas para lansia yang terpaksa hidup di jalan, menghidupi diri mereka sendiri dengan pekerjaan-pekerjaan jangka pendek.

Yang membuat Nomadland unik adalah kendati Fern diperankan oleh aktris pemenang Oscar, hampir semua orang yang ia temui adalah nomad betulan yang menceritakan pengalaman mereka sendiri.

Ditulis dan disutradarai oleh Chloe Zhao (The Rider), film ini adalah "campuran dari dokumenter dan fiksi", kata Caryn James dari BBC Culture, menampilkan "bakat langka Zhao untuk membangkitkan penampilan yang mencolok dan kredibel dari para pemain non-aktor, dan membenamkan pemirsa dalam segudang pemandangan menakjubkan di Amerika Barat".

Dirilis pada 4 Desember di AS dan Kanada, dan 30 Desember di Prancis.

Wolfwalkers

Film animasi terbaik tahun ini tidak datang dari Dreamworks atau Pixar (maaf ya, Soul), tetapi dari Cartoon Saloon, studio Irlandia yang mengkhususkan diri pada cerita rakyat Keltik dan seni 2D yang digambar dengan tangan.

Dongeng terbaru mereka berlatarkan pertengahan abad ke-17, ketika tentara Inggris mencoba menjinakkan hutan liar di dekat Kilkenny.

Putri seorang pemburu mengetahui bahwa tidak hanya ada serigala di hutan, tetapi juga "wolfwalker" yang dapat berubah menjadi serigala di malam hari.

Richard Whittaker dalam Austin Chronicle memuji film ini sebagai "kisah mengharukan tentang keluarga dan persahabatan, cerita ramah-anak tentang kengerian penindasan, petualangan mendebarkan tentang dua gadis yang menemukan diri mereka sendiri, dan diam-diam pelajaran tentang sejarah seni… Wolfwalkers patut dibanggakan sebagai karya klasik baru . "

Tayang di Apple TV+ mulai 11 Desember.

Mank

Citizen Kane adalah film Amerika terhebat yang pernah dibuat, setidaknya menurut jajak pendapat BBC Culture pada tahun 2015. Tapi siapa yang bertanggung jawab atas kehebatannya? Orson Welles, bintang utama sekaligus sutradara muda yang brilian? Atau penulis skenario, Herman J Mankiewicz?

Film drama arahan David Fincher berpihak pada Mankiewicz (Gary Oldman), yang mendikte skenarionya dalam proses pemulihan dari kecelakaan mobil. Ia membuat cerita berdasarkan pengalamannya menghabiskan waktu dengan William Randolph Hearst (Charles Dance), sang raja surat kabar, dan seorang aktris yang menjadi pacarnya Marion Davies (Amanda Seyfried).

Terlepas dari apakah Anda setuju atau tidak dengan hipotesis Fincher, Mank adalah gambaran Hollywood pada tahun 1930-an yang ditangkap dengan indah dalam warna hitam-putih, serta bermuatan politis.

"Dibangun di atas penampilan luar biasa Gary Oldman," kata Ian Freer di Empire, "ini [film yang] cerdas, canggih, dengan alur cerita yang mendebarkan dan rumit, serta salah satu yang terbaik dari Fincher."

Tayang di Netflix mulai 4 Desember.

Anda dapat menyimak versi bahasa Inggris artikel ini, Twelve films to watch in December, di laman BBC Culture.