Olympiade Rio: Menyamar sebagai atlet, pelatih Kenya diusir

Sumber gambar, GETTY
Seorang pelatih atletik Kenya dikirim pulang dari Olympiade Rio 2016 setelah menyamar sebagai seorang atlet dan memberikan sampel urin untuk tes doping.
Menurut delegasi Kenya, pelatih sprint, John Anzrah 'menampilkan dirinya' sebagai pelari 800m Ferguson Rotich dan 'bahkan menandatangani dokumen' untuk tes doping.
"Kami tidak bisa mentoleransi perilaku tersebut," kata Kip Keino, ketua Komite Olimpiade Nasional Kenya.
Rotich, yang menempati posisi keempat di Kejuaraan Dunia tahun lalu di Beijing, akan tampil dalam penyisihan Jumat (12/8) ini.
- <link type="page"><caption> Laporan khusus Olimpiade Rio 2016</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/laporan_khusus/lapsus_olimpiade2016_rio" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Warna hijau di kolam renang Rio terkait alkalinitas </caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2016/08/160810_olahraga_rio_kolam_renang" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Mengapa air kolam renang Olimpiade Rio menjadi hijau?</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2016/08/160810_olahraga_olimpiade_kolam_hijau" platform="highweb"/></link>
Agen sang atlet, Marc Corstjens, mengatakan bahwa Rotich meminjamkan tanda pengenalnya kepada Anzrah agar pelatih itu bisa mendapatkan sarapan gratis di Olympic Village, Rabu (10/8) lalu.
Anzrah yang berusia 61 tahun, bahkan sempat didatangi oleh seorang petugas uji doping yang sedang mencari Rotich dan diminta untuk memberikan sampel urin, dan Anzrah memberikannya.
"Ferguson Rotich benar-benar bingung mengapa ia (Anzrah) melakukan hal ini (memberikan sampel urin), tetapi untunglah dia cepat mengetahuinya dan langsung pergi ke penguji doping dan memberi mereka sampel darah dan urin," kata Corstjens.
- <link type="page"><caption> Foto-foto aksi atlet Indonesia di Olimpiade Rio</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/multimedia/2016/08/160809_galeri_olimpiade.shtml" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Eko Yuli ingin sabet medali emas di Olimpiade 2020</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2016/08/160809_olahraga_olimpiade_eko_yuli.shtml" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Atlet berjilbab di bola voli menarik perhatian pengguna medsos</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/08/160809_olahraga_olimpiade_hijab.shtml" platform="highweb"/></link>
Komite Olimpiade Internasional telah mulai melancarkan proses pemeriksaan masalah ini, tapi memuji badan olympiade Kenya karena 'bertindak cepat.'
Komite Olimpiade Nasional Keny, Kip Keino mengatakan Anzrah sebetulnya tidak masuk delegasi mereka di Brasil.
"Kami bahkan tidak tahu bagaimana dia datang ke sini," katanya.
Anzrah adalah orang Kenya kedua yang diusir terkait isu doping setelah manajer lintasan dan lapangan, Michael Rotich.
Dia diusir menyusul tudingan bahwa ia bersedia untuk memperingatkan para pelatih tentang uji doping, dengan imbalan £10.000 atau sekitar Rp175 juta.









