Agen keamanan Rusia dituding menyamar sebagai staf antidoping

Sumber gambar, RIA Novosti
Badan Anti Doping Dunia (WADA) mengatakan akan segera menyelidiki tuduhan-tuduhan baru bahwa sejumlah atlet dan ofisial Rusia melakukan kecurangan dalam pesta olahraga Olimpiade Musim Dingin di Sochi pada 2014.
"WADA akan segera menyelidiki tuduhan-tuduhan baru ini," kata presiden WADA, Sir Craig Reedie pada Selasa (10/05).
Tuduhan baru ini dilontarkan oleh seorang pembocor rahasia Vitaly Stepanov.
Disebutkan oleh Stepanov bahwa agen-agen keamanan dari Badan Keamanan Federal Rusia berpura-pura menjadi staf Badan Anti Doping Dunia untuk menutup-nutupi kecurangan yang dilakukan para atlet Rusia.
- <link type="page"><caption> Cina berjanji 'memecahkan' masalah doping</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2016/04/160422_olaharaga_cina_doping" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> </caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2016/04/160422_olaharaga_cina_doping" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> Produsen raket Head dukung Maria Sharapova</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2016/03/160311_olahraga_raket_sharapova" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Gara-gara skandal doping atletik, Rusia 'kecil kemungkinan' ikut Olimpiade 2016</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2015/12/151230_olahraga_rusia_doping" platform="highweb"/></link>
Tuduhan itu disiarkan oleh televisi Amerika Serikat, CBS.
"Klaim yang diungkap dalam program itu benar-benar menjadi kekhawatiran karena berisi sejumlah tuduhan baru terkait dengan usaha untuk menggagalkan proses antidoping di Olimpiade Sochi," tambah Reedie.

Sumber gambar, Reuters
Ditambahkannya, Rodchenkov sudah dimintai keterangan oleh Komisi Independen WADA terkait dengan penggunaan doping meluas oleh Rusia di cabang atletik tahun lalu, tetapi disayangkan Rodchenkov tidak membeberkan informasi seputar Olimpiade Musim Dingin Sochi.
Berita ini muncul enam bulan setelah WADA mengeluarkan laporan hal yang disebut sebagai program doping yang dukung negara di cabang olahraga atletik.









