Nike bekukan kerja sama dengan Maria Sharapova

Maria Sharapova

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Maria Sharapova memakai doping jenis meldonium, yang sejak awal 2016 dinyatakan sebagai 'zat yang bisa meningkatkan performa' para atlet.

Raksasa peralatan olahraga Nike membekukan kerja sama dengan bintang tenis Maria Sharapova, setelah pemain Rusia ini positif memakai obat perangsang yang dilarang.

"Kami sedih dan terpukul dengan berita tentang Sharapova. Kami memutuskan untuk membekukan kerja sama kami dengannya, sementara ia menjalani penyelidikan," demikian pernyataan Nike.

Sharapova mengakui pada hari Senin (07/03) bahwa dirinya dinyatakan positif menggunakan doping jenis meldonium di turnamen Australia Terbuka, Januari lalu.

  • <link type="page"><caption> Sharapova positif memakai doping</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2016/03/160308_olahraga_maria_sharapova_doping.shtml" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Sharapova akui tak tahu bagaimana kalahkan Serena Williams</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2015/07/150709_olahraga_sharapova.shtml" platform="highweb"/></link>

Petenis berusia 28 tahun ini mengatakan bahwa ia sudah sejak lama mengkonsumsi meldonium, tapi meldonium sejak awal tahun ini oleh badan antidoping dunia, WADA, diklasifikasikan sebagai obat perangsang karena 'ada bukti para atlet memakainya untuk meningkatkan performa di lapangan'.

Sharapova mengatakan ia tidak tahu bahwa meldonium adalah bahan terlarang, meski demikian ia bertanggung jawab atas tindakannya tersebut.

Federasi Tenis Internasional, ITF, mengatakan hasil uji doping disampaikan kepada Sharapova pada 2 Maret dan Sharapova akan menjalani skors terhitung mulai 12 Maret.

Jika ITF menjatuhkan sanksi permanen berupa larangan bertanding selama dua tahun, maka vonis ini pada praktiknya akan mengakhiri karier Sharapova, kata mantan petenis putri Inggris, Annabel Croft.

"Persaingan di tenis sangat dinamis dan ketat dan akan sangat sulit bagi Sharapova untuk kembali ke kondisi puncak setelah absen selama dua tahun," kata Croft.