Manajer ingin tiket Liga Primer paling mahal Rp195.000

Tony Pulis

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Tony Pulis meminta klub-lub di Liga Primer 'tidak memeras' uang para pendukung.

Harga tiket menonton pertandingan Liga Primer bagi pendukung tim tamu mestinya dipatok paling mahal £10 atau sekitar Rp195.000.

Seruan ini dikeluarkan manajer West Brom, Tony Pulis, setelah Liverpool akhirnya <link type="page"><caption> membatalkan rencana menaikkan tiket hingga £77</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2016/02/160211_olahraga_pemilik_liverpool_mintamaaf" platform="highweb"/></link> (setara dengan Rp1,5 juta) menyusul protes keras dari para pendukung.

Pulis mengatakan klub sepak bola memiliki banyak sumber pendapatan dan saatnya sekarang mengembalikan atmosfir meriah di berbagai stadion.

"Saya ingin harga tiket untuk pendukung tim tamu paling mahal £10. Di mana pun mereka menonton, harga termahal adalah £10," kata Pulis.

Liverpool
Keterangan gambar, Pendukung Liverpool memprotes kenaikan harga tiket menjadi £77, yang kini sudah dibatalkan.

Menonton sepak bola di Inggris memang tidak murah, terutama bagi suporter tim tamu yang masih harus membeli tiket bus atau kereta untuk menyaksikan tim kesayangan bertanding di luar kota, yang sering kali jauh jaraknya.

Tiru Jerman

Belum lagi biaya yang dikeluarkan untuk membeli makanan dan minuman selama di perjalanan.

Pulis mengatakan model di Jerman harus ditiru setelah sukses menekan harga tiket dengan menerapkan sistem berdiri bagi para penonton.

Dengan sistem berdiri maka kapasitas penonton bisa dimaksimalkan, yang pada gilirannya bisa menekan harga tiket.

"Atmosfir di berbagai stadion di Jerman sungguh luar biasa... tiket murah jelas akan membantu para pendukung," kata Pulis.

"Klub menerima banyak pendapatan dan uang ini bisa dipakai untuk membantu masyarakat... ini salah satu negara sepak bola paling hebat di dunia, yang menghasilkan pemain-pemain dan sistem kompetisi yang berkualitas. Kita jangan sampai memeras (uang pendukung)," tambahnya.