Sekretaris Jenderal FIFA, Jerome Valcke, dipecat

Sumber gambar, Reuters
Jerome Valcke dipecat sebagai sekretaris jenderal organisasi sepak bola dunia FIFA, setelah para pejabat di Komite Darurat menggelar pertemuan pada 9 Januari lalu.
Pengumuman FIFA yang diterbitkan di situs resmi pada hari Rabu (13/01) menyebutkan kontrak kerja antara FIFA dan Valcke juga telah dibatalkan.
Valcke menjalani penyelidikan kasus korupsi yang membuatnya diminta melepas <link type="page"><caption> untuk sementara posisi sekjen pada 17 September 2015</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2015/09/150918_olahraga_fifa_sekretaris.shtml" platform="highweb"/></link>.
Pada 7 Januari 2016 ia <link type="page"><caption> secara resmi diselidiki oleh Komite Etik FIFA yang dipimpin Hans-Joachim Eckert</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2016/01/160107_olahraga_valcke_etika.shtml" platform="highweb"/></link>.
FIFA telah menunjuk Markus Kattner sebagai pelaksana tugas-tugas sekjen.
Valcke diduga terlibat dalam kasus penyuapan senilai US$10 juta atau sekitar Rp138 miliar, yang diperkirakan diterima oleh pejabat sepak bola untuk kawasan Amerika Utara dan Tengah, Jack Warner, dengan imbalan penunjukan Afrika Selatan sebagai tuan rumah Piala Dunia 2010.
Pria Prancis berumur 55 tahun ini juga diduga terlibat dalam skema pengambilan keuntungan dari penjualan tiket turnamen Piala Dunia.
Valcke -yang diangkat sebagai sekjen pada 2007- dengan tegas membantah tudingan tersebut.









