Terancam skors 9 tahun, sekjen FIFA serukan tim independen

Jerome Valcke

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar, Jerome Valcke menegaskan dirinya tak melakukan korupsi saat menjabat sekjen FIFA.

Sekjen FIFA, Jerome Valcke, menyerukan pembentukan tim independen setelah komite etik FIFA mengusulkan larangan sembilan tahun untuk dirinya.

"Valcke sama sekali tidak melakukan kesalahan dan tim independen harus dibentuk (untuk menangani kasus dirinya)," kata pengacara Valcke, hari Selasa (05/01).

"Komite etik sengaja tidak menghiraukan sumbangan yang luar biasa, yang ia lakukan ketika menjabat sekretaris jenderal FIFA."

Sebelumnya komite etik merekomendasikan larangan sembilan tahun bagi Valcke, yang saat ini <link type="page"><caption> menjalani skors 90 hari terhitung mulai Oktober</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2015/09/150918_olahraga_fifa_sekretaris.shtml" platform="highweb"/></link> lalu, setelah diduga melakukan korupsi.

Para penyelidik FIFA mengatakan Valcke antara lain telah "melakukan pelanggaran etika" dan "menerima hadiah dan keuntungan-keuntungan lain".

Valcke diskors setelah ia diduga terlibat skandal penjualan tiket Piala Dunia di pasar gelap dengan harga jauh lebih tinggi dari harga resmi.

Komite mengusulkan denda US$99.000 dan perpanjangan skors selama 45 hari selagi sanksi definitif belum keluar.