Komite etik FIFA mulai proses ajudikasi terhadap Jerome Valcke

Jerome Valcke

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Proses ajudikasi terhadap Jerome Valcke telah dimulai oleh Komite Etik FIFA.

Komite etika FIFA telah memulai "proses ajudikasi formal" terhadap Sekretaris Jenderal FIFA, yang baru saja dijatuhi sanksi.

Ini menyusul rekomendasi yang mengusulkan agar Valcke - tangan kanan bekas presiden FIFA Sepp Blatter sejak tahun 2007 - dilarang berkegiatan dalam olahraga selama sembilan tahun dan didenda 100 ribu frank Swiss (sekitar Rp 1,3 miliar).

Pria warga Prancis ini berumur 55 tahun ini diduga terlibat dalam skema pengambilan keuntungan dari penjualan tiket turnamen Piala Dunia sepakbola.

<link type="page"><caption> Valcke membantah tuduhan tersebut</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2016/01/160105_olahraga_fifa_valcke" platform="highweb"/></link>.

Sebelumnya, tanggal 8 Oktober 2015, Valcke dijatuhi hukuman dilarang berkegiatan dalam sepakbola selama 90 hari dan hari Rabu, 6 Januari hukuman itu habis masa berlakunya, <link type="page"><caption> tapi diperpanjang lagi 45 hari.</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2016/01/160106_olahraga_valcke_fifa" platform="highweb"/></link>

Valcke dituduh berpeluang terlibat dalam pada penyuapan sebesar US$10 juta terhadap Jack Warner, bekas presiden federasi sepakbola Amerika Utara dan Tengah (CONCACAF) sebagai imbalan atas suaranya menunjuk Afrika Selatan sebagai tuan rumah Piala Dunia 2010.

<link type="page"><caption> Valcke membantah </caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2015/06/150602_olahraga_fifa_valcke.shtml" platform="highweb"/></link>soal tuduhan menerima suap ini.