Kelompok militan Al-Shabab diundang bertanding di Liga Somalia

Sumber gambar, Reuters
Ketua Federasi Sepak Bola Somalia menyampaikan undangan terbuka kepada kelompok militan Islam Al-Shabab untuk bertanding di liga utama negara itu.
Abdiqani Said Arab -yang pekan lalu terpilih sebagai pemimpin sepak bola terbaik Afrika 2015- mengatakan kepada BBC bahwa federasi tidak bermusuhan dengan Al-Shabab dan demkian juga sebaliknya.
Dia mengatakan keyakinannya bahwa para pendukung Al-Shabab selama ini sudah menonton pertandingan sepak bola.
Bulan lalu, untuk pertama kalinya Stasiun TV Nasional Somalia menyiarkan langsung pertandingan sepak bola di Liga Utama Somalia, <link type="page"><caption> yang baru digelar kembali akhir Desember 2014 lalu. </caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2014/12/141219_somalia_sepakbola" platform="highweb"/></link>

Sumber gambar, Getty
Sebelumnya, <link type="page"><caption> klub raksasa Spanyol, Barcelona, meluncurkan program Futbal Net</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2014/03/140310_barcelona_somalia" platform="highweb"/></link> untuk menghidupkan dan mempopulerkan kembali olahraga sepak bola di kalangan anak-anak muda Somalia.
Di wilayah yang dikuasai Al-Shabab, para pemain harus menggunakan celana panjang yang biasa digunakan untuk lari dan bukan celana pendek seperti pemain sepak bola di belahan dunia lainnya.
Kelompok militan Al-Shabab dituduh bertanggung jawab dalam melakukan serangan kekerasan yang menimbulkan korban jiwa penduduk sipil.
Arab menambahkan bahwa kondisi keamanan saat ini sudah meningkat di negara yang pernah dicabik-cabik perang saudara dan ada 22 pemain asing yang kini bertanding di negara itu.









