Leicester akan mempertahankan Riyad Mahrez

Sumber gambar, Getty
Manajer Leicester Claudio Ranieri menegaskan bahwa ujung tombaknya Riyad Mahrez tidak akan meninggalkan klubnya demi masa depan kariernya.
Pemain timnas Aljazair, Riyad Mahrez, yang berusia 24 tahun, mampu menunjukkan keahliannya mencetak 13 gol dan memberikan tujuh umpan yang membuat klub terseebut memuncaki klasemen Liga primer.
"Dia ingin bermain bersama kita, dan kita menginginkan dia," kata Ranieri.
"Permainannya yang terus meningkat membuat permainan tim meningkat pula. Inilah yang terjadi. Jadi, kenapa dia ingin pergi? Dia adalah raja di sini," tandas Ranieri.

Sumber gambar, Reuters
Mahrez, yang bergabung dengan Leicester pada awal 2014 dari klub Prancis divisi dua, Le Havre, mampu <link type="page"><caption> tampil memikat dengan rekan timnya, Jamie Vardy</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2015/12/151215_olahraga_leicester" platform="highweb"/></link>.
Vardy kini tercatat sebagai pencetak gol terbanyak Liga primer dengan 15 gol.
Lebih lanjut Ranieri mengatakan: "Dia (Riyad Mahrez) betul-betul tumbuh dari bawah bersama rekan-rekannya. Barangkali tidak ada yang tahu hal ini. Dan sekarang semua membicarakan dia. Ini akan membuat dirinya agak tertekan.""
"Kamu harus mampu memenej tekanan seperti ini. Sangat penting buat dia untuk memenej stres. Amat penting baginya untuk memahami apa yang terjadi di lapangan, tapi di sisi lain dia juha garus memahami ap a yang disuguhkan TV dan surat kabar."

Sumber gambar, Getty
Kepada radio BBC 5 Live, Ranieri mengatakan bahwa Leicester "tidak membutuhkan uang". Hal ini dia tekankan terkait isu penjualan Mahrez dan Vardy pada Januari nanti.
"Mereka tetap bertahan bersama kami hingga musim panas nanti sekaligus mengakhiri musim ini dengan meyakinkan," katanya.
Pekan lalu, Leicester mampu mengalahkan Everton dan membuat mereka berada di puncak klasemen









