Kasus ‘ejekan’ lagu kebangsaan Cina, FIFA selidiki Hong Kong

Sentimen anti-Beijing belum padam sejak protes prodemokrasi tahun lalu.
Keterangan gambar, Sentimen anti-Beijing belum padam sejak protes prodemokrasi tahun lalu.

Badan Sepak Bola Dunia (FIFA) sedang menginvestigasi Asosiasi Sepak Bola Hong Kong (HKFA) terkait insiden "ejekan" saat digelar laga melawan Cina.

Pada hari Minggu (22/11), penonton sepak bola asal Hong Kong bersorak sambil mengejek lagu kebangsaan Cina menjelang laga kualifikasi Piala Dunia antara Hong Kong dan Cina, di Stadion Mong Kok.

Masyarakat Hong Kong masih diselimuti sentimen anti-Beijing, sejak protes prodemokrasi besar-besaran di jalanan Hong Kong tahun lalu.

Selain bersorak mengejek, penonton juga membawa kertas bertuliskan “Boo” dan “Hong Kong bukan Cina”. Hong Kong, yang merupakan bekas jajahan Inggris, adalah wilayah administrasi khusus Cina.

Suporter suarakan protesnya saat pertandingan bola.
Keterangan gambar, Suporter suarakan protesnya saat pertandingan bola.

Berdasarkan statuta FIFA, asosiasi sepak bola di negara tempat pertandingan berlangsung, bertanggung jawab jika ada “perilaku yang tidak patut”, seperti “penghinaan bernuansa politik, baik lewat tulisan maupun suara”.

HKFA telah diminta FIFA untuk menyampaikan keterangan pada 1 Desember.

Hasil investigasi FIFA akan dikeluarkan sebelum tutup tahun.

Pernah terjadi

Ketegangan antara pendukung Cina dan Hong Kong telah terjadi jauh sebelum pertandingan dimulai.

Bahkan, untuk pertama kalinya pintu masuk dan toilet bagi suporter dari kedua tim, dipisah untuk menghindari perkelahian.

September lalu, insiden "ejekan" terhadap lagu kebangsaan Cina, yang juga merupakan lagu kebangsaan Hong Kong, juga terjadi menjelang laga antara Hong Kong dan Qatar.

Ejekan tertulis terhadap lagu kebangsaan Cina, saat laga Hong Kong VS Qatar, September lalu.
Keterangan gambar, Ejekan tertulis terhadap lagu kebangsaan Cina, saat laga Hong Kong VS Qatar, September lalu.

Akibat insiden ini HKFA didenda FIFA sebesar 40.000 dolar Hong Kong atau sekitar Rp70 juta.

Meskipun dibumbui insiden, laga antara Hong Kong dan Cina berlangsung aman.

Pertandingan berakhir dengan skor 0-0, yang sekaligus mengikis peluang Cina untuk berlaga di Piala Dunia.