Blatter dan Platini tetap dilarang terlibat sepak bola

Blatter dan Platini

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Blatter dan Platini dituduh terlibat korupsi, namun mereka menolak tuduhan tersebut.

Badan Sepak Bola Dunia (FIFA) menolak banding yang diajukan oleh presiden, Sepp Blatter, dan ketua Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA), Michel Platini, terkait larangan sementara terjun di dunia sepak bola selama 90 hari.

<link type="page"><caption> Mereka diskors dari seluruh kegiatan persepakbolaan</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2015/10/151008_olahraga_fifa_skors" platform="highweb"/></link> bulan lalu di tengah tuduhan korupsi, tetapi mereka menegaskan tidak bersalah atas tuduhan tersebut.

Blatter, 79, dituding meneken kontrak yang "merugikan" FIFA dan membuat pembayaran "ketidaksetiaan" kepada Platini pada tahun 2011.

Blatter menyebut pembayaran sebesar Rp27,8 miliar itu sebagai "kesepakatan tak tertulis" dan pembayaran sah atas jasa yang diberikan Platini sebagai penasihat Blatter.

Kedua orang tersebut kemudian mengajukan banding untuk membatalkan skors terlibat dalam aktivitas sepak bola. Namun komite banding FIFA menolak permohonan mereka pada Rabu (18/11).

"Presiden Blatter kecewa atas keputusan hari ini," kata pengacaranya, Richard Cullen.

Platini

Sumber gambar, PA

Keterangan gambar, Platini sudah menyatakan tekad untuk memimpin FIFA.

Ditambahkannya, Blatter bertekad membersihkan namanya.

<link type="page"><caption> Adapun Platini, yang akan mencalonkan diri dalam pemilihan presiden FIFA</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2015/10/151019_olahraga_platini" platform="highweb"/></link>, mengatakan ia akan mengajukan banding ke Pengadilan Arbritase Olahraga.

Sementara skors berlaku, ia tidak boleh berkampanye di pemilihan presiden yang akan digelar pada Februari tahun depan.