Jose Mourinho sentil Arsene Wenger

Sumber gambar, Reuters
Pelatih Chelsea Jose Mourinho menyentil pelatih Arsenal Arsene Wenger, sebagai "raja" yang "tak mendapat tekanan."
Tanpa menyebut nama, Mourinho, mengatakan: "Ia berbicara tentang wasit, mendorong orang lain di pinggir lapangan, bisa menangis di pagi dan siang hari, tapi tak ada yang terjadi."
"Tidak meraih gelar, (tapi) tetap di posisinya, masih bisa menjadi raja. Itu sungguh keistimewaan."
Mourinho dan Wenger acap terlibat percekcokan.
Dalam pertandingan terakhir Chelsea-Arsenal, tim Mourinho menang 2-0. Namun setelah Arsenal bermain dengan 10 pemain -kemudian sembilan, menyusul dikeluarkannya Gabriel. Sementara<link type="page"><caption> Diego Costa yang tampak berlaku kasar, hanya terkena kartu kuning.</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2015/09/150922_olahraga_costa_diperiksa" platform="highweb"/></link>
<link type="page"><caption> Wenger mengadukan masalahnya ke FA</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2015/09/150923_olahraga_costa_gabriel" platform="highweb"/></link>. Hasilnya kartu merah untuk Gabriel dicabut, kendati kemudian dihukum satu kali larangan bertanding karena tak lekas meninggalkan lapangan setelah diusir wasit. Dan Diego Costa dilarang tampil dalam tiga pertandingan.
<link type="page"><caption> Dan Mourinho mengecam keputusan FA itu</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2015/09/150924_olahraga_mourinho_costa" platform="highweb"/></link>.
"Di negeri ini hanya ada satu manajer yang tidak berada di bawah tekanan. Setiap manajer lain berada dalam tekanan: Manuel Pellegrini, Brendan Rodgers, Steve McClaren."
"Kami tak boleh kalah dalam pertandingan, kami tak boleh tampil di bawah harapan."
Tatkala ditanya wartawan, siapa yang dia maksud, Mourinho menjawab, "Anda tahu sendiri."









