FA usut Diego Costa untuk kekerasan di lapangan

Perilaku Costa di prtandingan Chelsea-Arsenal mendapat banyak sorotan berbagai kalangan

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Perilaku Costa di prtandingan Chelsea-Arsenal mendapat banyak sorotan berbagai kalangan

Ujung tombak Chelsea, Diego Costa diusut oleh badan sepakbola Inggris, FA, untuk tindakan kekerasan dalam pertandingan lawan Arsenal yang dimenangkan timnya 2-0, Sabtu (19/9).

Costa, 26, menyorongkan tangannya ke muka pemain belakang Arsenal, Laurent Koscielny, sebelum ia terlibat percekcokan dengan Gabriel Paulista yang berujung pada kartu merah buat Gabriel.

FA juga memperkarakan Gabriel, 24, dengan tudingan tindakan tak patut.

Kedua klub juga dipersalahkan tidak mampu mengontrol para pemain mereka.

Arsenal akan naik banding untuk kartu merah bagi Gabriel -dan tiga kali larangan bertanding akibat kartu merah itu.

Terkait perkara kekerasan terhadap Koscielny, Costa memiliki waktu untuk menjawab hingga Selasa (22/9) pukul 18:00.

Karena wasit tak melihat kejadian itu saat pertandingan berlangsung, FA menyerahkan rekaman video kepada sebuah panel beranggotakan tiga mantan wasit terkemuka.

Jika setiap anggota panel itu menyatakan bahwa tindakan Costa pantas mendapatkan kartu merah, FA bisa memproses kasus itu lebih jauh.

Andai Costa menerima tuduhan itu, ia akan menjalani hukuman otomatis tiga kali larangan bertanding. Jika ia menolak, sebuah komisi independen akan menyidangkan dan mengambil keputusan

Wasit Mike Dean dalam pertandingan itu mengkartu-kuningkan Costa dan Gabriel yang terlibat dalam percekcokan setelah Costa lolos dari hukuman terkait tindakannya terhadap Koscielny. Tak berapa lama kemudian wasit mengkartu-merahkan Gabriel yang dituding menendang Costa.