Kalah beruntun, Liverpool diminta tidak panik

Sumber gambar, Reuters
Mantan pemain tengah Liverpool, Danny Murphy, meminta tim dan pendukung untuk tidak panik, meski mencatat dua kekalahan beruntun di Liga Primer.
"Tak ada alasan untuk panik, kompetisi baru saja dimulai masih banyak hal yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kinerja tim," kata Murphy dalam wawancara dengan BBC Sport.
Setelah dikalahkan West Ham United 3-0 di Anfield, Liverpool ditundukkan 3-1 oleh Manchester United di Old Trafford, Sabtu (12/09).
Menyusul kekalahan di kandang United, para pendukung Liverpool beramai-ramai mengkritik pendekatan yang diambil manajer Brendan Rodgers, dengan mengatakan barisan depan Liverpool sangat tumpul.
Rodgers mengadopsi formasi 4-2-3-1 yang membuat Christian Benteke nyaris tak mendapatkan pasok bola untuk menggedor pertahanan lawan.
Liga Champions
Inilah yang membuat pendukung kecewa karena menurut mereka, semestinya Rodgers mengubah formasi setelah mengetahui Philippe Coutinho tak bisa dipasang untuk membantu serangan.
Murphy mengatakan persoalan utama Liverpool sebenarnya ada di barisan pertahanan.
"Di posisi poros halang, setelah tampil cukup meyakinkan, kini Dejan Lovren terlihat rapuh. Ini harus segera diatasi oleh Rodgers," kata Murphy.
Liverpool, kata Murphy, memiliki peluang besar untuk meraih tiga angka bersih di dua pertandingan kandang, masing-masing dengan menghadapi Norwich dan Aston Villa.
"Kalau mau ingin kembali ke Liga Champions, Liverpool harus memenangkan dua pertandingan ini," katanya.










