Sebastian Coe presiden baru IAAF

coe

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Coe harus mengatasi masalah yang timbul akibat serangkaian tuduhan pemakaian obat terlarang.

Mantan juara lari 1.500 meter Olimpiade, Lord Coe, menjadi presiden baru badan atletik dunia IAAF.

Warga Inggris berusia 58 tahun ini mengalahkan saingannya Sergey Bubka, mantan juara lompat galah Olimpiade, dengan 115 suara mengalahkan 92 suara.

Salah satu tugas pertama Coe adalah mengatasi masalah yang timbul akibat serangkaian <link type="page"><caption> tuduhan pemakaian obat terlarang </caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2015/08/150816_olahraga" platform="highweb"/></link>yang melanda dunia atletik.

Permulaan bulan ini, media Sunday Times dan ARD/WDR menduga terjadinya "tingkat kecurangan yang tinggi" setelah mendapatkan data tes darah 5 ribu atlet dari tahun 2001 dan 2012.

Juara Olimpiade dua kali Mo Farah dan peraih medali perak lari 1.500m Olimpiade Steve Cram mendukung Coe agar tercipta pengaruh positif.

Setelah terpilih, Coe mengirimkan pesan Twitter, ini adalah "momen paling berharga" dalam kehidupannya setelah kelahiran anak-anaknya.

Mantan pimpinan Olimpiade London 2012 ini menggantikan pimpinan IAAF sebelumnya, Lamine Diack 82 tahun, yang telah memimpin selama 16 tahun.