FA dukung Michel Platini

platini_dyke

Sumber gambar, PA

Keterangan gambar, Presiden FA Greg Dyke (kiri) yakin Platini (kanan) mampu mereformasi FIFA.

Asosiasi sepak bola Inggris atau FA menyatakan mendukung Platini untuk menjadi presiden FIFA berikutnya.

Platini dianggap ingin memulihkan citra badan sepak bola dunia itu, di tengah krisis yang menimpa akibat tuduhan korupsi.

"Kami ingin calon yang reformis," kata presiden FA, Greg Dyke. "Kami percaya ia akan mereformasi FIFA seperti yang dibutuhkan organisasi itu."

Presiden FIFA Sepp Blatter sudah mengumumkan ia akan mengundurkan diri sebagai presiden FIFA, dan menetapkan pemilihan presiden baru 26 Februari 2016.

Kemarin <link type="page"><caption> Platini memastikan diri akan maju dalam pemilihan presiden FIFA</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2015/07/150729_olahraga_platini_fifa.shtml" platform="highweb"/></link> mendatang.

Platini akan mendapat persaingan dari beberapa calon lain seperti <link type="page"><caption> Pangeran Ali Bin al-Hussein dari Yordani</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2015/01/150106_fifa_ketua_pangeranali" platform="highweb"/></link>a, <link type="page"><caption> presiden asosiasi sepak bola Liberia Musa Bility</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2015/06/150618_olahraga_fifa_liberia" platform="highweb"/></link>, dan yang terbaru dari <link type="page"><caption> pengusaha Korea Selatan Chung Mong-joon</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2015/07/150730_olahraga_mongjoon.shtml" platform="highweb"/></link>.

Platini sendiri berselisih pendapat dengan FA mengenai keberhasilan Qatar menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022.

Ia menjagokan Qatar, di tengah kekhawatiran catatan buruk hak asasi manusia di sana serta suhu tinggi pada saat musim panas.

Greg Dyke kini berusaha mengabaikan hal itu dan menyatakan bahwa Platini telah secara transparan memilih Qatar sebagai tuan rumah.