Ketua Federasi Sepak Bola Bolivia ditahan

Sumber gambar, AFP
Ketua Federasi Sepak Bola Bolivia ditahan sebagai bagian dari penyelidikan korupsi di tubuh Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA).
Kejaksaan Bolivia mengatakan Carlos Chavez, yang juga merangkap bendahara Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan (Conmebol), dituduh melakoni korupsi manajemen sumber daya.
Selain Chavez, sejumlah pengurus federasi sepak bola Bolivia turut diselidiki aparat.
Laporan mengenai dugaan korupsi di tubuh FIFA mengemuka setelah <link type="page"><caption> kepolisian Swiss menahan sejumlah eksekutif FIFA, pada Mei lalu</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2015/05/150527_olahraga_fifa_penangkapan" platform="highweb"/></link>.
Penangkapan mereka dilakukan atas permintaan Departemen Kehakiman Amerika yang telah mendakwa14 orang pejabat dan bekas pejabat FIFA serta rekan mereka terkait "korupsi yang merajalela, sistemik dan mendalam" menyusul penyelidikan yang dilakukan oleh FBI.
<link type="page"><caption> Sebuah investigasi BBC menunjukkan bukti yang merinci aliran dana US$10 juta</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2015/06/150607_olahraga_bukti_korupsi_fifa_warner" platform="highweb"/></link> yang dikirim dari FIFA ke rekening yang dikendalikan oleh bekas wakil presiden FIFA Jack Warner.
Uang itu dikirimatas nama pemerintah Afrika Selatan, dimaksudkan bagi program untuk diaspora Afrika di Karibia.
Tapi dokumen itu menyiratkan, Warner menggunakan uang itu untuk penarikan tunai, pinjaman pribadi dan pencucian uang.
Sejumlah besar dana digunakan untuk melunasi tagihan kartu kredit dan pinjaman pribadi.
Antara lain, hampir $1.6 juta digunakan untuk pembayaran kartu kredit dan pinjaman pribadi Jack Warner.
Dokumen menunjukkan pinjaman pribadi terbesar yang diambil Warner adalah US$ 410.000. Sementara jumlah terbesar pembayaran kartu kredit adalah US$87.000.














