Platini ingin FIFA terbitkan laporan 'korupsi'

Sumber gambar, All Sport
Presiden UEFA, Michel Platini, menginginkan FIFA menerbitkan laporan tentang dugaan korupsi terkait Piala Dunia.
Sebelumnya Presiden FIFA, Sepp Blatter, menolak seruan untuk menerbitkan laporan yang disusun oleh penasehat hukum Amerika Serikat, Michael Garcia.
"Saya tidak punya masalah jika temuan dan rekomendasinya diterbitkan ke khalayak umum," jelas Platini.
Platini menambahkan sepanjang kode etik FIFA tentang penyelidikan yang sedang berlangsung dihormati, maka dia mendukung penerbitan laporan itu.
Seorang hakim di Jerman, Hans-Joachim Eckert, sedang mengkaji laporan itu dan akan mengumumkan temuannya Bulan November.
Platini merupakan tokoh senior FIFA terbaru yang memberikan pendapat tentang laporan tersebus setelah Garcia menyerukan transparansi yang lebih luas.
"Saya yakin saat ini penting bagi Komite Eksekutif FIFA untuk mensahkan penerbitan laporan yang tepat," jelas Garcia sebelumnya.
Garcia, Ketua Badan Penyelidikan Komite Etik FIFA, menyerahkan laporannya ke FIFA bulan September.
Tuan rumah Piala Dunia 2018 dimenangkan oleh Rusia, sementara Qatar untuk 2022, dan sejumlah pihak menuduh <link type="page"><caption> terpilihnya Qatar berbau suap.</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2014/06/140603_fifa_qatar.shtml" platform="highweb"/></link>
Qatar berulang kali membantah tuduhan tersebut.









