Kontingen Indonesia siap berlaga di Paralimpiade

paralympic
Keterangan gambar, Atlet angkat berat Ni Nengah Widiasih, kiri, dan atlet renang Agus Ngaimin

Empat atlet difabel yang akan mewakili Indonesia di ajang Paralimpiade di London, Inggris pada 29 Agustus-9 September mendatang optimis dapat mencetak prestasi memuaskan.

Keempat atlet tersebut adalah Agus Ngaimin, atlet renang, difabel dengan kursi roda; Setiyo Budi Hartanto dari Temanggung, atlet lompat jauh dan triple jump atau lompat jangkit, difabel dengan kondisi tangan sebelah kiri sampai siku; David Jacob dari Jakarta, atlet tenis meja, difabel tangannya mengecil sebelah kanan dan Ni Nengah Widiasih dari Bali, atlet angkat berat, difabel memakai kursi roda.

Hari ini keempat atlet dan tim official mengurus visa biometrik di kantor UK Border Agency di Deutsche Bank Building, Jakarta.

Perenang Agus Ngaimin mengatakan ia berharap dapat lolos ke delapan besar.

"Rival terberat saya dari Rusia, Kanada, Cina. Saya akan berjuang sebaik mungkin, alhamdulillah, di enam even internasional yang saya ikuti, termasuk empat kali Asean Paragames, saya selalu berhasil menyumbangkan emas bagi Indonesia," kata Agus pada BBC Indonesia.

Perhatian pemerintah

david jacob
Keterangan gambar, David Jacob optimis sumbangkan emas

Optimisme datang dari atlet tenis meja David Jacob yang menargetkan merebut medali. David yang sudah beberapa kali menyumbangkan emas untuk Indonesia di sejumlah even olahraga difabel berharap prestasi di Paralimpiade dapat membuat pemerintah mencurahkan perhatian lebih pada mereka.

"Perhatian dari pemerintah ada tetapi belum penuh, mudah-mudahan menjelang Paralympic ada perhatian lebih karena meski kita difabel, kita juga membela bangsa dan negara," kata David.

Ketua Kontingen Paralympic Indonesia, James Tangkudung mengatakan awalnya Indonesia menargetkan mengirim enam atlet tetapi dua tidak lolos.

"Mereka tidak memenuhi syarat karena kurang pengalaman pertandingan di luar negeri," kata Ketua Kontingen Paralympic Indonesia, Prof James Tangkudung.

Selama 11 hari kompetisi, sebanyak 4.200 atlet dari 150 negara akan bertanding di 471 pertandingan olahraga. Satu hari sebelum upacara pembukaan berlangsung, empat obor dari London, Belfast, Cardiff dan Edinburgh akan berkumpul untuk membentuk Api Paralimpiade. Obor ini akan dibawa sejauh 87 mil dalam waktu 24 jam perjalanan dari Stoke ke Mandeville di Buckinghamshire ke London.