Manager Manchester United bertemu Shinji Kagawa

Sumber gambar, Reuters
Pemain internasional Jepang Shinji Kagawa mengatakan ia telah bertemu dengan Manajer Manchester United Alex Ferguson, di tengah berita bahwa bintang Borussia Dortmund ini ingin pindah ke Liga Primer Inggris.
Pemain tengah berusia 23 tahun ini mengatakan Ferguson bertemu dengannya selama dua jam di Manchester pekan ini.
Kagawa, yang masih memiliki waktu satu tahun dalam kontraknya dengan juara liga Jerman ini mengatakan ingin "berpikir keras" sebelum memutuskan tentang masa depannya.
"Bagus sekali saya bisa bertemu dengannya secara langsung dan berbicara," kata Kagawa hari Rabu (16/05) kepada para wartawan setelah kembali dari Manchester.
"Namun saya ingin beranjak ke satu tim yang akan memberikan tantangan pada saya. Akan bagus bila saya bisa bermain di Liga Primer."
"Belum ada batas waktu untuk keputusan saya. Saya telah kontak dengan sejumlah klub dan saya belum bisa mengatakan klub mana yang terbaik untuk saya."
Cetak 21 gol
Kagawa berada selama dua tahun di Borussia Dortmund yang membeli bintang muda Jepang ini dari klub divisi dua Cerezo Osaka tahun 2010 dengan harga sekitar US$447.100.
Dortmund dapat mengambil keuntungan dengan menjual Kagawa dengan harga sekitar 13 juta euro.
Kagawa mengatakan sebelumnya ia akan memutuskan masa depannya setelah final piala asosiasi sepak bola bola Jerman menghadapi Bayern Munchen Sabtu (12/05) lalu. Ia mencetak gol pembuka dalam kemenangan Dortmund 5-2.
"Para pendukung menganggap saya seolah saya telah berada di klub selama 10 tahun dan bukan dua tahun. Saya merasa dicintai. Saya senang sekali memiliki manajer dan rekan satu tim seperti ini," tambahnya.
Klub-klub besar lain yang dikabarkan mengincar Kagawa termasuk Chelsea, AC Milan dan Arsenal, menurut sejumlah media.
Kagawa mencetak 21 gol dalam 49 pertandingan liga Jerman, dan memegang peran penting dalam upaya Dortmund dalam merebut gelar pada dua musim pertandingan berturut-turut.
Investasi pemain muda
Sementara itu, Manajer Manchester United Alex Ferguson sebelumnya mengatakan ia akan tetap pada kebijakan dengan berinvestasi pada pemain muda dan bukan dengan mengeluarkan anggaran besar seperti Manchester City.
"Kami tahu City akan mengeluarkan anggaran besar, membayar uang dan gaji bodoh. Kami tahu itu terjadi. Kami tidak dapat melakukan hal seperti itu," kata Ferguson kepada MUTV.
"Kami tidak seperti klub-klub lain yang dapat menghabiskan dana besar untuk pemain yang sudah bagus. Kami berinvestasi pada pemain yang akan berada di klub pada waktu yang lama, yang akan membentuk karakter klub," tambahnya.
Manchester United gagal mempertahankan gelar menyusul kemenangan dramatis Manchester City hari Minggu (13/05) lalu dari QPR.
Manchester City merebut gelar juara dengan hanya perbedaan gol dari United.
"Saya telah berada di klub ini selama 25 tahun dan saya harus mempertahankan standar tertentu yang dapat membuat kami bertahan," tambah Ferguson.
Sementara itu, Manajer Manchester City Roberto Mancini menyatakan timnya akan menyaingi rekor Barcelona dan Real Madrid dalam mengeluarkan anggaran untuk membeli pemain agar dapat bersaing di Liga Primer dan juga di Liga Champions.









