Robinho tidak cocok bermain di Inggris

Bintang asal Brasil Robinho tidak mampu menyesuaikan diri dengan gaya permainan di Liga Utama Inggris.
Demikian pendapat yang disampaikan oleh asisten mantan manajer Manchester City Mark Hughes, Mark Bowen.
Robinho 26 tahun pindah ke Manchester City dari Real Madrid di tahun 2008, dengan rekor transfer £ 32,4 juta, namun gagal tampil mengesankan bagi klub tersebut.
"Dia memang mendapatkan banyak kritikan, tetapi jujur saja, penampilannya memang tidak bagus, khususnya dalam pertandingan di kandang lawan," kata Bowen.
"Saya kira secara fisik, dia memang tidak mampu bersaing dengan gaya permainan di Liga Utama."
Robinho meninggalkan Man City bulan Januari lalu, bergabung kembali dengan klub pertamanya Santos sebagai pemain pinjaman selama enam bulan.
Bowen sendiri dipecat bersama dengan Mark Hughes bulan Desember lalu.
Pindah ke Santos
Bowen mengatakan Robinho sekarang mungkin akan menemukan permainannya lagi di klub Brasil tersebut, karena memang dia sebelumnya sudah terbiasa.
"Saya tidak meragukan lagi bahwa kalau dia pindah ke liga yang lain, atau kembali ke Brasil, dia akan bagus lagi, karena gaya permainan yang lebih cocok buatnya," kata Bowen.
"Pada awalnya kami berharap bahwa dia bisa menyesuaikan diri di Liga Utama, namun dari minggu ke minggu, dia tidak bisa mengatasi tantangan yang ada," tambah Bowen.
Robinho tampil 41 kali untuk Man City di musim pertamanya, dimana menjadi pencetak gol terbanyak di klub tersebut dengan 15 gol.
Namun di musim ini, permainannya menurun dan hanya mencetak satu gol dari 12 penampilannya sebelum pindah ke Santos.
Di bulan Januari, ketika Man City kalah 0-2 dari Everton, Robinho dipermalukan ketika dia diganti oleh manajer Man City Roberto Mancini, padahal dia ketika itu masuk sebagai pemain pengganti.
Namun sekarang di Brasil, permainannya tampaknya meningkat. Robinho mencetak gol dalam debutnya melawan Sao Paolo.









