Buronan Interpol Viking, berakhir di Pangandaran

Sumber gambar, BBC INDONESIA
Kapal pencuri ikan internasional, yang sudah menjadi buronan Interpol bertahun-tahun, akhirnya ditenggelamkan di lepas Pantai Pangandaran, Jawa Barat, Senin (14/03).

Sumber gambar, BBC INDONESIA
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memimpin penenggelaman kapal berbendera Nigeria itu. "Penangkapan kapal ini merupakan kemenangan bagi Indonesia," kata Susi.

Sumber gambar, BBC INDONESIA
FV Viking ditangkap oleh KRI Sultan Thaha Saifudin-376, pada 25 Februari lalu. Penangkapan itu disebut-sebut sebagai yang terpenting sejak pemerintah Indonesia melancarkan penenggelaman terhadap lebih dari 100 kapal pencuri ikan dua tahun lalu.

Sumber gambar, BBC INDONESIA
Dari informasi Interpol, kapal tersebut sudah 13 kali berganti nama, 12 kali berganti bendera dan delapan kali berganti call sign.
Untuk memastikan FV Viking merupakan kapal yang selama ini diincar, anggota Interpol dari Norwegia dan Afrika Selatan dilaporkan telah datang ke Indonesia. Hasilnya, tidak diragukan bahwa FV Viking adalah kapal yang dipakai untuk pencurian ikan.

Sumber gambar, BBC INDONESIA
FV Viking adalah satu dari "Enam Bandit" yang 'memperkosa dan merusak samudera,' kata Gary Strokes, koordinator Sea Sheperd Asia Tenggara.
Para kru kapal yang terdiri dari lima orang asal Argentina, Peru, Myanmar, dan enam warga Indonesia akan dijerat menggunakan hukum tentang perkapalan dan perikanan.

Sumber gambar, BBC INDONESIA
Satgas antipencurian ikan dengan seragam TNI AL mengawal pelaksanaan penenggelaman ini. Mereka mengepalkan tangan dan meneriakkan yel-yel antipencurian ikan, sebelum memulai tugas mereka.

Sumber gambar, BBC INDONESIA
Berbeda dengan beberapa kejadian sebelumnya, kali ini penenggelaman tidak dilakukan dengan penembakkan, karena Menteri Susi Pudjiastuti, yang kebetulan berasal dari Pangandaran, hendak membiarkan sebagian badan kapal tetap utuh, untuk menjadi monumen langkah penumpasan pencurian ikan oleh kapal-kapal asing.

Sumber gambar, BBC INDONESIA

Sumber gambar, BBC INDONESIA
Saat waktunya penenggelaman, pukul 12:30. terdengar aba-aba penghitungan mundur.
Lalu disaksikan warga yang memadati pesisir, termasuk nelayan yang sengaja tidak melaut hari itu, para petugas dan nelayan menyalakan bahan peledak.

Sumber gambar, BBC INDONESIA
Sebagian yang berkerumun di tepi pantai tak mendengar aba-aba, dan terkejut waktu mendengar ledakan. Lalu tampak asap hitam membumbung dari dua bagian kapal.
Kapal pun perlahan-lahan tenggelam, namun menyisakan sebagian badannya di permukaan.

Sumber gambar, BBC INDONESIA
“Sesudah dijadikan monumen nanti, ini akan menyampaikan pesan bahwa para penangkap ikan liar boleh jadi bebas di negara lain namun andai masuk perairan Indonesia mereka akan ditangkap dan inilah yang akan terjadi pada kapal-kapal mereka," tegas Susi Pudjiastuti.









