#TrenSosial: Apa rahasia sukses di media sosial?

Sumber gambar, GETTY
- Penulis, Christine Franciska
- Peranan, Produser BBC Indonesia I @cfranciska
Peran sosial media untuk menyebar pesan dan mempengaruhi orang banyak semakin besar dan bagaimana Anda memanfaatkannya bisa menjadi penentu kesuksesan bisnis dan karier.
Data dari WeAreSocial, pada Januari 2015, menunjukan bahwa 72 juta orang di Indonesia sudah memiliki akun aktif di sosial media. Sebanyak 62 juta di antaranya mengakses melalui ponsel.
Dan, kira-kira berapa waktu yang Anda habiskan untuk melihat Facebook, Twitter, dan jejaring lain? Rata-rata hampir tiga jam sehari! Lebih tinggi dari statistik pengguna di India, China, Jepang, dan Singapura.
Angka yang cukup tinggi inilah yang membuat Jakarta, menjadi salah satu tujuan diselenggarakannya Social Media Week (SMW), acara global keenam yang pada Februari ini diselenggarakan di tujuh kota, termasuk New York, Milano, Hamburg, Lagos, Kopenhagen, dan Bangalore.
"Langganan internet di perangkat mobile mencapai sekitar 282 juta, di mana 74% digunakan untuk mengakses sosial media," kata Antonny Liem, CEO PT Merah Cipta Media penyelenggara SMW di Indonesia.
Pakai video
Sayangnya masih banyak orang yang berpikir bahwa media sosial hanyalah buang-buang waktu saja. Padahal siapa pun bisa memanfaatkan sosial media untuk mencapai tujuan.
Pebisnis pemula bisa membuat produknya lebih dikenal dan aktivis bisa membuat kampanyenya lebih sukses. Untuk Anda yang bekerja kantoran, mengemas citra diri di media sosial bisa membantu Anda mendapat pekerjaan impian.
Namun bagaimana mengoptimalkan sosial media? Sejumlah praktisi membagi rahasia termasuk Rick Mulia dari Twitter. Dia mengatakan 'menjadi jujur' dan 'berinovasi dengan berani melewati batas' adalah kiat sukses di blog mikro tersebut.
Di Facebook, Rainbow Cheung dari Social Baker mengatakan tahun ini adalah momen tepat menggunakan video untuk menyampaikan pesan Anda.
"Ada perubahan masif bagaimana orang menonton video. Kini lebih banyak pemasar yang mengunggah video ke Facebook dibandingkan ke YouTube. Video di Facebook mendapat interaksi yang lebih tinggi dibanding jenis post yang lain," katanya.
Berbagi di sosial media
Tips lain datang dari Scott Lamb dari situs penyedia konten sosial Buzzfeed.

Sumber gambar, WHATSAPP
Dia mengatakan tidak ada rumus pasti bagaimana konten bisa menjadi viral. Namun yang terpenting adalah bagaimana pesan itu menyentuh hati orang banyak dan berdampak dalam kehidupan sehari-hari.
BuzzFeed kini memiliki 200 juta unique visitor per bulan dam video-video mereka ditonton 750 juta kali tiap bulannya.
"Jangan membuat pesan yang membuat orang malu untuk membaginya. Gunakan momen yang tepat atau sampaikan melalui humor," katanya ketika berbicara dalam forum SMW.

Sumber gambar, WHATSAPP

Sumber gambar, WHATSAPP
Dalam wawancara emoji bersama BBC Indonesia, Scott Lamb mengatakan ke depan BuzzFeed akan serius menggarap salah satu portal berita mereka, BuzzFeed News, dengan membuat konten lebih banyak dan mempekerjakan banyak penulis.
Dia juga mengaku senang berkunjung ke Indonesia untuk pertama kali.
Ketika dimintai komentarnya tentang Bali, dia menjawab '100' dengan simbol dua 'tanda setuju' ditambah simbol matahari, pohon kelapa, dan selancar.













