Pemilu AS: Kantor Partai Republik di North Carolina dirusak

Sumber gambar, AP
Kantor Partai Republik serta bangunan dekatnya di North Carolina rusak akibat api dan dicoreti dengan cat semprot bertuliskan slogan yang melawan partai tersebut, kata polisi.
Bom molotov dilemparkan melalui jendela markas besar Partai Republik di Orange County, California, tadi malam, ujar partai tersebut.
Tidak ada orang yang terluka, tapi sebuah peringatan keamanan dikirimkan ke kantor-kantor lain, kata direktur partai Republik untuk North Carolina, Dallas Woodhouse.
- <link type="page"><caption> Obama dorong Partai Republik untuk tinggalkan Trump</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/10/161012_dunia_obama_partai_republik" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Calon presiden AS, Donald Trump, serang tokoh-tokoh Republik</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/10/161011_dunia_trump_republik" platform="highweb"/></link>
"Orang-orang Partai Republik Nazi keluarlah dari kota atau...," ancaman tersebut tertulis di gedung.
Kandidat presiden dari partai Demokrat, Hillary Clinton, mengatakan di sebuah cuitan, serangan tersebut "buruk dan tidak dapat diterima".

Sumber gambar, AP
Tapi kandidat presiden dari partai Republik, Donald Trump, tampak menyalahkan pendukung-pendukung Partai Demokrat atas serangan yang terjadi.
"Binatang-binatang yang mewakili Hillary Clinton dan partai Demokrat di North Carolina baru saja melemparkan (botol) api di kantor kami di Orange County karena kami memenangkan @NCGOP," katanya di Twitter.
Woodhouse mengatakan botol tersebut mendarat di dekat sebuah sofa di mana para sukarelawan seringkali beristirahat.
"Mereka bekerja sepanjang jam. Ini sebuah keajaiban tak ada seorang pun yang terbunuh," katanya, menyebutkan serangan tersebut adalah aksi 'terorisme politik'.
Polisi setempat bersama dengan Biro Alkohol, Tembakau, Senjata api dan Bahan Peledak mengatakan mereka menginvestigasi insiden tersebut.
Tom Stevens, wali kota Hillsborough dari partai Demokrat, mengecam aksi serangan tersebut dalam sebuah pernyataannya.









