Pepe si Katak dicap sebagai 'lambang kebencian'

Sumber gambar, Pepe The Frog
Kartun internet, Pepe si Katak, masuk dalam daftar lambang kebencian yang disusun Liga Anti-Penistaan (ADL).
Logo-logo lain yang sebelumnya dianggap menghina oleh ADL antara lain adalah Swastika dan Tanda Salib Berdarah milik Ku Klux Klan atau KKK, kelompok supremasi kulit putih di Amerika Serikat.
Organisasi yang menentang fanatisme ini mengatakan 'para rasis dan pengujar kebencian' sudah mengambil alih gambar terkenal di internet tersebut dan 'memelintirnya'.
- <link type="page"><caption> Kebun binatang Cincinnati tidak suka meme terkait Harambe</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/08/160822_majalah_gorila_meme" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Kejahatan kebencian melonjak di Inggris setelah Brexit</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/07/160708_dunia_inggris_kejahatan_brexit" platform="highweb"/></link>
Beberapa waktu lalu Pepe pernah digambarkan sebagai Adolf Hitler atau menjadi anggota KKK.
Bagaimanapun ADL menegaskan bahwa sebagian besar gambar Pepe tidak rasis dan versinya yang 'lugu' tidak menjadi subyek dari lambang kebencian.
"Semata-mata menerbitkan gambar Pepe tidak berarti bahwa seseorang rasis atau mengunggulkan kulit putih," seperti dinyatakan ADL.

Sumber gambar, Twitter
Akibat perilaku rasis
Debut Pepe si Katak dimulai tahun 2005 dalam kartun Boy's Club karya Matt Furie.
Sejak itu gambarnya beredar di situs-situs komunitas internet, yang memberi kesempatan kepada penggunanya untuk berkomentar, seperti 4chan, 8chan, dan Reddit.
Sebagian besar menggunakan Pepe untuk mengungkapkan perasaan atau pengalamannya, namun versi dari pengguna yang rasis dan anti-Semitis juga beredar ke Facebook dan Twitter.
- <link type="page"><caption> Polri didesak hati-hati menindak tersangka pelaku 'hate speech'</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2016/09/160927_indonesia_hate_speech_pilkada" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Berbagai meme Presiden Putin saat 'menghilang'</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/03/150316_majalah_putin_meme" platform="highweb"/></link>
Pimpinan eksekutif ADL, Jonathan A Greenblatt, menyayangkan perilaku kaum rasis tersebut.
"Mereka menyalahgunakan gambar karakter kartun, yang awalnya menarik, untuk mengganggu dan menyebar kebencian di media sosial."

Sumber gambar, Instagram
Kiprah Pepe si Katak di politik
Sebuah gerakan di Amerika Serikat yang menamakan diri Alt-Right -kelompok beraliran politik sayap kanan yang aktif di media sosial- berulang kali menyebar gambar Pepe yang sudah dimodifikasi di media sosial.
Walau menyebut diri sebagai alternatif dari konservatisme arus utama, para pendukung Alt-Right sering menghina umat Yahudi Amerika dan berpendapat warga kulit putih tertekan.
Alt-Right mendukung calon presiden dari Partai Republik, Donald Trump, yang pernah mereka tampilkan dengan wajah Pepe si Katak pada Oktober 2015 lalu dengan keterangan foto 'You Can't Stump the Trump' atau 'Anda Tak Bisa Membungkam Trump'.
Pepe juga menjadi berita pada pertengahan September ketika Hillary Clinton mengatakan sebagian pendukung Trump masuk 'keranjang orang tercela'.
Putra Trump, Donald Trump Jr, kemudian menerbitkan modifikasi poster film The Expendables, yang memperlihatkan Pepe dengan para politisi konservatif dan mengganti judulnya menjadi 'Yang Tercela'.










