Jamban emas 18 karat dibuka untuk umum di New York

Sumber gambar, GUGGENHEIM
Masyarakat umum diundang untuk menggunakan toilet yang terbuat dari emas di Museum Guggenheim di Kota New York, Amerika Serikat.
Seniman dan pemahat Italia, Maurizio Cattelan, menciptakan jamban dari emas 18 karat yang berfungsi layaknya sebuah toilet.
Kreasinya tersebut ia namakan Amerika.
- <link type="page"><caption> Museum di London akan gelar pameran Pink Floyd</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/09/160831_majalah_musik_pink_flyod" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Mengapa museum sembunyikan mahakarya?</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/vert_cul/2015/05/150516_vert_cul_mahakarya" platform="highweb"/></link>

Sumber gambar, Getty
Karya pameran yang 'interaktif' tersebut dipasang di salah satu toilet umum di Museum Guggenheim, sebut media New Yorker.
Museum yang terletak di Fifth Avenue - kawasan yang terkenal dengan pusat perbelanjaan paling mahal di dunia - menggambarkan karya itu 'berani dan kurang sopan.'
Jamban tersebut menggantikan salah satu jamban porselen di toilet uniseks.
Para pengunjung museum yang membayar karcis masuk bisa menggunakannya semau mereka.

Sumber gambar, The New Yorker Twitter
Cattelan, seniman dari Milan, Italia yang berusia 55 tahun terkenal dengan karya pahatannya yang provokatif, termasuk La Nona Ora (Jam Kesembilan) yang menunjukkan pahatan Paus John Paul II yang terjatuh di lantai karena meteor.










